Varian baru corona yang ditemukan di Inggris sudah sampai ke Singapura setelah dilaporkannya kasus pertama pada Rabu (23/12) kemarin. Adalah seorang remaja berusia 17 yang terpapar mutasi COVID-19 tersebut.
- Nidya Putri
- Kamis, 24 Desember 2020 - 14:51 WIB
WowKeren - Singapura melaporkan kasus pertama COVID-19 dari mutasi yang ditemukan di Inggris pada Rabu (23/12) malam. Dikutip dari Channel News Asia, varian baru virus Corona datang dari seorang pelajar berusia 17 tahun.
Remaja tersebut menempuh pendidikannya di Inggris sejak Agustus lalu. Pada 6 Desember lalu, barulah ia kembali ke Singapura dan menyampaikan pemberitahuan tinggal di rumah di fasilitas khusus saat kedatangan.
"Siswa itu mengalami demam pada 7 Desember, dan dipastikan terinfeksi COVID-19 pada 8 Desember," kata Departemen Kesehatan Singapura. Sejak kedatangannya diperkirakan ada sejumlah orang yang melakukan kontak erat dengan siswa tersebut.
"Semua kontak dekatnya telah ditempatkan di karantina, dan dinyatakan negatif untuk infeksi COVID-19 pada akhir masa karantina mereka," jelas Depkes setempat. "Karena dia telah diisolasi setibanya di Singapura, kami dapat mencegah kasus ini sehingga tidak ada penularan lebih lanjut yang timbul darinya."
Sebelumnya, tercatat 31 kasus impor virus Corona dari Eropa, yang tiba di Singapura antara 17 November dan 17 Desember, dipastikan terinfeksi COVID-19 pada Desember. Di antara 30 kasus yang tersisa, 12 tidak terinfeksi jenis varian baru Corona B117.
"Lima sampel tidak dapat diurutkan karena viral load (jumlah virus) yang rendah, dan kami menunggu hasil konfirmasi untuk 11 kasus lain yang pada awalnya positif untuk jenis B117," ungkap Depkes. "Untuk mengurangi risiko penyebaran ke Singapura, kami memberlakukan pembatasan perbatasan baru bagi para pelancong dari Inggris untuk tindakan pencegahan lebih lanjut."
Di bawah langkah-langkah baru, warga negara Singapura yang kembali dari sana dan penduduk setempat tetap akan diminta untuk menjalani tes PCR COVID-19 setibanya di Singapura, pada awal pemberitahuan tinggal di rumah 14 hari. Singapura melaporkan 21 kasus COVID-19 baru pada hari Rabu, sehingga total kasus menjadi 58.482.
(wk/nidy)