Pandemi Hantam Sektor Penerbangan, Maskapai Jepang Tugaskan Pramugari Jadi Gadis Kuil
pixabay.com
Dunia

Alih-alih melakukan PHK terhadap pramugari mereka, Japan Airlines lebih memilih untuk mengalihtugaskan para karyawan agar mereka bisa tetap mendapat penghasilan

WowKeren - Selain pariwisata, sektor penerbangan global juga menjadi salah satu yang terdampak pandemi corona. Banyak maskapai penerbangan di dunia yang terseok-seok untuk bertahan di tengah pandemi ini akibat menurunnya jumlah penumpang.

Hal itu tak lepas dari adanya pembatasan yang diambil oleh masing-masing negara untuk menekan pergerakan penduduknya demi mengurangi risiko penyebaran virus corona. Jepang misalkan. Sejak pandemi, negara ini hampir tertutup untuk pariwisata internasional. Sementara di dalam negeri sendiri, banyak masyarakat yang memilih untuk membatalkan atau menunda rencana perjalanan domestik mereka.

Alhasil beban kerja maskapai pun menjadi berkurang sehingga berbuntut pada kondisi dimana banyak awak kabinnya yang menganggur. Hal ini terjadi pada maskapai Japan Airlines. Namun, alih-alih melakukan pemutusan hubungan kerja pada karyawannya, JAL memiliki cara unik, yakni mempekerjakan pramugari sebagai gadis penjaga kuil Shinto atau yang lazim dikenal sebagai miko dalam bahasa Jepang.


Dilansir dari Sora News, Jumat (25/12), sejumlah karyawan JAL dari Bandara Fukuoka telah diterjunkan untuk menjalani pelatihan di kuil Munakata Taisha, yang terletak di kota Munakata, Prefektur Fukuoka. Namun perlu dicatat jika pekerjaan sebagai miko tidaklah mudah. Meski tidak ada pengambilan sumpah jangka panjang namun pekerjaan ini mengharuskan pelakunya untuk memiliki pengetahuan tentang kosa kata dan etika khusus.

Menjelang tahun baru adalah momen dimana banyak masyarakat Jepang yang akan mengunjungi kuil untuk memanjatkan dan dan harapan. Di momen inilah miko akan diuji dalam membantu para pengunjung.

Sehingga para miko diharapkan untuk memberikan layanan dan jasa sebaik-baiknya seperti saat mereka bekerja sebagai pramugari awak kabin. Baik pihak JAL atau pun kuil Munakata Taisha, keduanya sama-sama mengharapkan sinergi yang baik.

Langkah ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi perusahaan lainnya, dimana banyak dari mereka yang melakukan PHK akibat terdesak kondisi pandemi. JAL, alih-alih melakukan PHK terhadap pramugari mereka, lebih memilih untuk mengalihtugaskan para karyawan agar mereka bisa tetap mendapat penghasilan.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait