Hati-Hati! Vaksin COVID-19 Moderna Ternyata Bisa Berikan Efek Samping Pada Pengguna Filler
Dunia

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengatakan vaksin COVID-19 Moderna bisa menyebabkan efek samping pada orang yang menggunakan filler wajah.

WowKeren - Sejumlah vaksin COVID-19 seperti Sinovac, Pfizer dan Moderna telah dibagikan ke masyarakat di berbagai negara di dunia. Namun, tak sedikit orang-orang yang mengalami reaksi alergi atau efek samping dari vaksin-vaksin yang dihasilkan oleh perusahaan farmasi Amerika Serikat.

Baru-baru ini, Komite Penasihat Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat mengatakan vaksin COVID-19 Moderna bisa menyebabkan efek samping pada orang yang menggunakan filler wajah. Efek samping yang muncul yaitu pembengkakan.

Kondisi ini dialami oleh beberapa relawan uji coba vaksin yang menggunakan filler. Dokter kulit bernama Dr Shirley Chi yang berbasis di California ini mengatakan reaksinya adalah imunologis.

"Saat tubuh menerima vaksin, sistem kekebalan Anda yang menyebabkan peradangan itu meningkat," kata Dr Chi dilansir dari New York Post, Sabtu (26/12). "Begitulah cara kerjanya."


Dr Chi juga mengatakan efek samping ini mudah diobati oleh para tenaga medis. "Jadi masuk akal jika Anda akan melihat respons kekebalan di area tertentu, di mana mereka melihat beberapa zat yang bukan termasuk zat alami di tubuh Anda," paparnya. "Dalam kasus ini, semua pasien mengalami pembengkakan dan peradangan di area yang diberi filler."

Ia menjelaskan ada 6 relawan yang menjalani filler di pipi enam bulan sebelum di vaksin. Satu pasien lain melakukan filler di bibir dua hari sesudah di vaksin. "Semuanya diobati dengan steroid dan anti-histamin, dan semua reaksi itu bisa teratasi," imbuhnya.

Sebelumnya, pihak FDA telah memberikan persetujuan untuk vaksin Moderna dan juga Pfizer. Bahkan kedua vaksin COVID-19 tersebut memberikan hasil yang aman, protektif, dan perawatan vaksin Moderna lebih mudah karena tidak perlu disimpan pada suhu yang sangat beku.

Sementara itu, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) telah merekomendasikan agar orang-orang yang memiliki alergi parah dilarang mendapatkan suntikan vaksin COVID-19. Sedangkan untuk orang yang sudah terlanjur disuntik maka mereka dilarang untuk mendapatkan dosis kedua demi mencegah reaksi yang lebih parah.

(wk/nidy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait