Di tengah pandemi Corona saat ini, masih ada banyak orang yang enggan mendatangi keramaian karena takut teinfeksi virus. Karena itu tak ada salahnya untuk menawarkan jasa titip (jastip) saat kamu pergi ke mall atau berkunjung ke daerah tertentu.
- Eva Lestari
- Senin, 28 Desember 2020 - 17:32 WIB
WowKeren - Belakangan ini usaha jasa titip (jastip) sedang sangat populer. Karena tak hanya menghasilkan pundi-pundi rupiah, bisnis ini bisa dilakukan sambil travelling. Potensi bisnis ini juga cukup menjanjikan, terutama di tengah pandemi virus Corona seperti saat ini. Karena masih ada banyak orang yang enggan mendatangi keramaian karena takut terinfeksi virus atau karena terlalu nyaman berada di rumah.
Dengan kondisi seperti ini, tak ada salahnya untuk menjadikan jastip sebagai peluang bisnis di tengah pandemi. Misalnya ketika kamu sedang pergi ke mall atau berkunjung ke daerah tertentu, tawarkan jasa ini kepada teman-temanmu apabila mereka ingin menitip barang yang diinginkan. Jangan takut akan rugi, sebab kamu bisa mendapatkan keuntungan dari selisih harga atau ongkos jastip barang tersebut.
Berkaitan dengan hal ini, tim WowKeren akan memberikan beberapa tips memulai bisnis jastip di masa pandemi yang bisa kamu terapkan dengan mudah. Penasaran apa saja itu? Langsung saja yuk simak informasi selengkapnya dalam artikel berikut ini.
(wk/eval)1. Pahami Seluk Beluk Bisnis Jastip
Tips pertama yang harus kamu lakukan adalah memahami semua hal yang berkaitan dengan bisnis jastip. Pertama-tama, mulai dengan mengunggah foto produk di media sosial kemudian patok harga sesuai dengan harga beli, tarif pembelian, biaya pengemasan sekaligus ongkos kirim.
Jika produk dikirim dari luar negeri, kamu juga harus memahami pajak pengiriman luar negeri. Setelah menemukan harga akhir, kamu bisa meminta konsumen untuk membayar uang muka dari produk tersebut guna menghindari kerugian dan konsumen yang tidak bertanggung jawab.
Setelah memahami seluk beluk jastip, kamu harus menyiapkan niat dan mental agar lebih berani dalam mengambil risiko. Karena bisnis ini tidak mudah dilakukan, kamu harus memiliki mental yang kuat agar tidak mudah menyerah saat melayani pelanggan di tengah jalan.
2. Siapkan Modal yang Cukup
Modal dan bisnis merupakan salah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan. Maka dari itu, tips berikutnya yang juga harus kamu perhatikan berkaitan dengan modal. Meskipun di bisnis jastip pelanggan biasanya memberikan DP atau melunasi pembayaran di awal, kamu tetap harus menyediakan modal yang cukup untuk mengatasi berbagai hal tak terduga saat berbelanja. Misalnya seperti harga produk yang terlalu mahal dari perkiraan, biaya pengemasan ekstra hingga biaya bea cukai dan ongkos kirim yang sangat mahal.
Selain itu, kamu juga bisa menggunakan kartu kredit sebagai alat pembayaran saat berbelanja. Metode ini memiliki banyak keuntungan, termasuk ketersediaan promo menarik yang diberikan oleh merchant untuk pengguna kartu kredit. Jika sedang beruntung dan jeli mencari promo, kamu bisa mendapat promosi buy 1 get 1 free loh!
3. Tentukan Jenis dan Target Produk
Langkah berikutnya yang tak kalah penting untuk diperhatikan adalah menentukan jenis dan target produk. Karena ada banyak produk yang bisa ditawarkan, penting untuk fokus pada jenis barang tertentu agar tidak kewalahan nantinya. Pilih produk jastip yang sesuai dengan kemampuan dari pasar atau konsumen yang kamu targetkan.
Misalnya jika kamu berdomisili di Yogyakarta, fokuskan untuk menjual aneka oleh-oleh khas seperti Bakpia Kukus Tugu Jogja, Bakpia Pathok 25, pakaian batik dan lain sebagainya. Atau jika kamu tinggal di Jakarta, tak ada salahnya untuk fokus menjual berbagai perabotan IKEA untuk seluruh konsumen di Indonesia.
4. Buat Konten Pemasaran yang Menarik
Konten pemasaran memegang kunci penting dalam sebuah bisnis karena akan menentukan laku tidaknya produk atau jasa yang kamu jual. Maka dari itu, buat konten pemasaran yang menarik dan sesuaikan dengan target pasar yang telah ditetapkan. Pasang foto asli produk dengan kualitas terbaik yang disertai dengan detail harganya.
Kamu juga harus menyertakan informasi dasar seperti alamat email, nomor WA hingga profil media sosial yang bisa dihubungi dengan mudah. Agar cakupannya semakin luas, pastikan untuk tidak mengunci akun media sosial yang kamu gunakan untuk memasarkan produk ya. Yang tak kalah penting, upayakan untuk selalu aktif di media sosial dan standby menggunakan alat komunikasi untuk membalas permintaan pelanggan.
5. Atur Jadwal Belanja dan Pengiriman Barang
Umumnya bisnis jastip dikelola oleh perorangan, sehingga kamu dituntut untuk multitasking. Semua pekerjaan harus kamu kerjakan sendiri, mulai dari proses belanja produk, pembuatan konten promosi dan pemasaran, melayani pelanggan hingga melakukan pengiriman. Maka dari itu, kamu harus mengatur jadwal belanja dan pengiriman barang agar tidak sampai kewalahan.
Sebagai contoh, kamu bisa membuka orderan jastip selama tiga hari penuh, kemudian berbelanja di hari ketiga dan keempat serta mengirim pesanan di hari berikutnya. Usahakan untuk melakukan pekerjaan dengan secepat mungkin, agar tidak sampai terjadi keterlambatan pengiriman karena dapat membuat konsumen kecewa.
6. Berikan Pelayanan Terbaik
Agar bisnis jastip yang kamu jalankan dapat bertahan lama, pastikan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pelanggan. Perlakukan pelanggan seperti raja dengan bersikap sabar dan sopan saat melayani mereka. Tanggapi mereka dengan baik jika terdapat masalah pada produk yang dipesan dan jangan ragu untuk memberikan diskon khusus untuk mengobati rasa kecewanya.
Dengan memberikan pelayanan terbaik, konsumen akan merasa sangat puas sehingga mereka tak ragu untuk merekomendasikan bisnis kamu pada teman-temannya. Jika hal ini terus terjadi, bisnis jastip kamu akan sangat dikenal dan membesar dengan sendirinya.
7. Rajin Mencari Promo Produk
Tips terakhir ini bisa banget kamu terapkan untuk menghemat modal dan menambah keuntungan. Kamu harus rajin-rajin mencari informasi event atau berbagai promo menarik dari produk yang kamu jual. Ketika pusat perbelanjaan maupun toko resmi memberikan diskon menarik, usahakan untuk berbelanja produk agar bisa mendapatkan keuntungan ganda. Contoh lainnya, kamu bisa menawarkan bisnis jastip saat ada pembukaan gerai skincare baru di mall bagi konsumen yang sedang malas keluar atau enggan mendatangi keramaian.
Demikian tujuh tips memulai bisnis jastip yang bisa kamu terapkan di tengah pandemi. Simak juga artikel ini untuk mengetahui tips sukses memulai bisnis sayuran organik di tengah pandemi virus Corona. Selain itu, kalian juga bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui tips mempertahankan bisnis di tengah wabah Corona.