Delapan perawat panti jompo di Kota Stralsund, utara Jerman, dilarikan ke rumah sakit lantaran tidak sengaja mendapat suntikan vaksin corona Pfizer-BioNTech melebihi dosis seharusnya.
- Nidya Putri
- Selasa, 29 Desember 2020 - 15:39 WIB
WowKeren - Setidaknya ada 8 perawat panti jompo di Kota Stralsund, utara Jerman, secara tidak sengaja mendapat suntikan vaksin corona Pfizer-BioNTech melebihi dosis seharusnya. Kedelapan perawat tersebut memiliki rentang usia antara 38-54 tahun.
Perawat yang terdiri dari 7 wanita dan seorang laki-laki mendapatkan lima suntikan vaksin dari yang seharusnya hanya sekali. Pihak berwenang distrik Vorpommern-Rügen mengatakan empat dari delapan perawat itu langsung dibawa ke rumah sakit untuk diobservasi setelah mengalami efek samping gejala seperti flu.
"Saya sangat menyesali insiden seperti ini bisa terjadi. Kasus individual ini terjadi karena kesalahan manusia," kata Ketua Distrik Vorpommern-Rügen melalui pernyataannya dilansir DW, Selasa (29/12).
Pihak berwenang Vorpommern-Rügen menekankan bahwa dosis berlebih juga pernah digunakan saat fase pertama vaksinasi berlangsung. Hal itu, tidak menimbulkan konsekuensi serius.
Jerman bersama sejumlah negara di Eropa memulai proses vaksinasi massal sejak akhir pekan lalu. Vaksinasi di Jerman dilakukan ketika negara di Eropa barat itu tengah menghadapi lonjakan kasus baru dan kematian akibat virus corona.
Sebelumnya, beberapa kota di Jerman terpaksa menunda vaksinasi COVID-19 lantaran terkendala suhu pendingin. Pelacak suhu menunjukkan beberapa suntikan vaksin Pfizer-BioNTech kemungkinan tidak disimpan cukup dingin karena ketidak konsistenan dalam sistem rantai dingin.
"Saat membaca penanda suhu yang disertakan dalam kotak pendingin, timbul keraguan tentang kepatuhan terhadap persyaratan sistem rantai dingin," kata pernyataan distrik Lichtenfels, Bavaria.
Seperti yang diketahui, Vaksin BioNTech-Pfizer menggunakan teknologi mRNA dan perlu disimpan pada suhu hampir -70 derajat Celcius sebelum dikirim dalam kotak pendingin berisi es kering. Setelah keluar dari suhu ultra rendah, vaksin harus disimpan pada 2°C hingga 8°C agar tetap efektif hingga lima hari.
(wk/nidy)