Tak Cuma PeduliLindungi, 2 Aplikasi Ini Juga Digunakan Untuk Pendataan Vaksinasi COVID-19
Reuters
Tekno
Vaksin COVID-19

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyebutkan, kini ada tiga aplikasi yang diintegrasikan untuk meningkatkan efisiensi sistem satu data vaksinasi COVID-19. Apa saja?

WowKeren - PeduliLindungi saat ini tengah menjadi opsi aplikasi yang digunakan untuk pendataan vaksinasi COVID-19. Namun, pemerintah telah menyiapkan dua aplikasi lainnya yang memiliki fungsi sama.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate. Pemerintah, kata Johnny, telah menyiapkan sistem satu data vaksinasi COVID-19 yang mencakup integrasi data, sistem keamanan, dan mekanisme verifikasi.

"Sistem satu data vaksinasi COVID-19 mengintegrasikan data lintas kementerian dan lembaga untuk menghasilkan sistem yang komprehensif, baik untuk tahap pendaftaran, distribusi, pelaksanaan, hingga monitoring pelaksanaan vaksinasi pertama dan kedua," ujarnya dilansir Detikcom, Kamis (14/1).


Adapun aplikasi yang diintegrasikan untuk meningkatkan efisiensi sistem satu data vaksinasi COVID-19, yaitu:

  1. Aplikasi PrimaryCare dari BPJS Kesehatan yang telah digunakan di berbagai fasilitas kesehatan sejak 2014 juga akan dimanfaatkan untuk melakukan pencatatan hasil vaksinasi.
  2. Aplikasi SMILE dari Kementerian Kesehatan dan United Nations Development Program (UNDP) digunakan untuk melakukan monitoring distribusi vaksinasi dari tingkat provinsi hingga ke setiap fasilitas layanan.

Untuk menepis rasa khawatir pengguna, Menkominfo menyebutkan bahwa PeduliLindungi, PrimaryCare, dan SMILE dijamin sistem keamanan dan kebijakan privasi bagi yang memakai aplikasi tersebut. "Perlu kami tekankan bahwa sistem keamanan dan kebijakan privasi ketiga aplikasi ini sudah terbukti aman dan masyarakat tidak perlu khawatir, terutama dalam melakukan registrasi ulang melalui aplikasi PeduliLindungi," ungkap Johnny.

Sebelumnya, Kementerian Kominfo, Kementerian Kesehatan, Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, dan Telkom melakukan uji coba Sistem Informasi Satu Data Vaksinasi COVID-19. Selain mengintegrasikan aplikasi dan database, Satu Data Vaksinasi COVID-19 juga dilengkapi mekanisme verifikasi dan keamanan data pribadi.

"Sistem Informasi ini dibuat karena pemerintah percaya bahwa keamanan dan keefektifan vaksin juga vaksinasi perlu didukung oleh sistem manajemen vaksinasi yang aman dan komprehensif, serta prosedur yang efisien," kata Menkominfo mengenai Uji Coba Satu Data Vaksinasi di Puskesmas Jurangmangu, Kec Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (12/1).

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts