DKI Jakarta Mulai Lakukan Vaksinasi COVID-19, Anies Baswedan Titip Pesan Begini
Instagram/aniesbaswedan
Nasional
Vaksin COVID-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan sedikit wejangan untuk para penerima vaksin COVID-19, terutama perihal tanggung jawab yang mesti diemban setelahnya.

WowKeren - DKI Jakarta memulai program vaksinasi COVID-19 pada Jumat (15/1) hari ini. Namun berbeda dengan pemerintah pusat yang mengundang influencer, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hanya melibatkan sejumlah pejabat daerah, tenaga kesehatan, dan figur publik setempat sebagai perwakilan penerima perdana vaksin.

Pada kesempatan itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang turut hadir memberi sambutan menitipkan sejumlah pesan untuk para penerima vaksin. Yakni agar tetap bertanggung jawab dan melaksanakan protokol kesehatan meski sudah mendapat suntikan vaksin tersebut.

"Kita selama ini bicarakan tentang efikasi, efektivitas. Bagaimana vaksin bisa melindungi kita dari ketertularan. Angkanya sudah dikeluarkan, kita tahu angkanya," ujar Anies dalam sambutannya, Jumat (15/1).

"Tapi tanggung jawab kita di sini sebaliknya," imbuh mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut, dilansir dari Kumparan. "Dan ini sebabnya mengapa kita sudah divaksin pun tetap gunakan protokol kesehatan ketat."

Disiplin melakukan protokol kesehatan, jelas Anies, merupakan kunci utama untuk tidak tertular virus Corona. Sedangkan bagi penerima vaksin, punya satu tugas utama lagi, yakni agar jangan menjadi agen penular virus terutama kepada masyarakat berisiko.


"Kalau sekarang kita terpapar, misalnya, tapi alhamdulillah sudah divaksin tidak ada gejala, bisa menularkan ke orang lain? Belum ada studinya," papar Anies. "Studinya bagaimana kita tidak terpapar. Makanya jadilah pribadi yang bertanggung jawab."

Karena itulah Anies mengajak seluruh pihak, utamanya yang nanti menerima vaksin, agar bisa saling melindungi. Menjadi tugas penting setiap orang agar menjaga terutama kelompok yang tidak divaksin supaya tidak terpapar COVID-19.

"Sudah menerima vaksin, alhamdulillah, insya Allah tidak terpapar. Kalau terpapar tidak mengalami gejala berat. Itu studi klinisnya," tuturnya.

"Tapi yang terpenting, jangan kita jadi bagian yang menularkan," imbuhnya. "Jadi pesan penting dalam program vaksinasi, alhamdulillah kita bisa melindungi. Sekarang tanggung jawab kita mari lindungi yang lain, agar yang lain tidak terpapar."

Terkait dengan tokoh yang dihadirkan, disebutkan Anies telah disesuaikan dengan survei kepercayaan terhadap 180 ribu responden. "Hasilnya nomor satu dokter dan pakar kesehatan, kedua pejabat publik, ketiga tokoh masyarakat. Karena itulah hari ini yang berada di tempat ini 3 unsur yang paling dipercaya masyarakat," pungkas Anies.

(wk/elva)

You can share this post!

Related Posts