Anya Geraldine mengaku pernah menjadi korban bullying saat masih duduk di bangku sekolah. Bukan hanya bullying secara verbal, Anya juga sempat merasakan kekerasan fisik yang dilakukan oleh kakak kelasnya.
- Marina Larasati
- Senin, 22 Maret 2021 - 13:40 WIB
WowKeren - Anya Geraldine menceritakan pengalaman pahitnya saat masih duduk di bangku sekolah. Selebgram 25 tahun ini mengaku pernah dibully saat SMP dan SMA. Hal ini diungkapkan Anya secara langsung saat berbincang bersama Cinta Laura di kanal YouTube PUELLA ID, Minggu (21/3).
"Dimana pun bullying itu sebenernya bisa ditemuin. Tapi kalau aku itu ngerasain bullying waktu dari SMP, terus habis itu SMA," ujar Anya. "Mungkin kalau SD pernah bullying tapi di rumah, cuma sama mbak kali ya jatuhnya."
Anya lantas menceritakan bentuk bullying yang didapatnya saat masih SMP. Ia mengaku kerap diteriaki oleh kakak kelas tanpa sebab. Mendapat verbal bullying seperti ini, Anya jadi malas bersekolah pada saat itu.
"Kalau yang waktu SMP ini, jadi kalau misalnya aku lewat suka diteriakin apa. Aku sampai sempet males sekolah dulu, kayak 'Aduh emang gue salah apa sih. Kayaknya aku lewat aja sampai diteriakin atau dilihatinnya sampai nggak enak gitu'," jelas Anya.
Berbeda dengan saat di SMP, Anya semakin mendapat perlakuan kurang menyenangnkan saat duduk di bangku SMA. Ia sampai mendapat kekerasan fisik yang lagi-lagi dilakukan oleh kakak kelasnya. Mirisnya lagi, hal itu dilakukan di tempat umum dan menjadi perhatian banyak orang.
"Pas aku SMA, yaudahlah, aku udah nganggep 'Ah, ini pasti nanti gue juga dibully sama kakak kelas', aku mikirnya gitu.," kata Anya. "Dan bener aja, aku waktu itu ngecat rambut dari item terus agak-agak cokelat, iseng ngecat. Tau-tau aku lewat di kantin, pas aku lewat gitu tiba-tiba rambut aku dijambak pas aku lagi bawa makanan warteg sama es teh."
Mendapat perlakuan seperti itu, Anya pun langsung kabur ke kelas dan meninggalkan kakak kelasnya itu. Cinta yang mendengar cerita Anya lantas memberikan komentarnya.
"Menurut aku Anya nggak salah, yang aku lihat malahan dari situasi ini adalah, kakak kelas Anya itu insecure dengan dirinya sendiri, dang nggak suka ngelihat Anya cantik, beda, dan stand out," ungkap Cinta. "Oleh karena itu, dia melakukan bullying tersebut."
Menimpali ucapan Cinta, Anya berpendapat jika pelaku bullying adalah orang yang memiliki luka di dalam hatinya. Karenanya, ia akan berusaha melampiaskan perasaan tersebut dengan cara menyakiti orang lain.
"Aku selalu mikir orang yang ngebully seseorang atau orang yang berbuat jahat sama seseorang, sebenernya di dalam dirinya dia, dia ada lukanya. Mangkanya dia mencoba menyakiti orang lain," pungkas Anya.
(wk/lara)