Penyanyi sekaligus aktris kelahiran 1993 itu juga buka-bukaan bagaimana perasaannya menjelang 30 tahun dalam wawancara terbaru bersama majalah fashion W Korea.
- Chusnul Chotimah
- Rabu, 24 Maret 2021 - 10:12 WIB
WowKeren - IU baru-baru ini mengadakan wawancara dengan majalah W Korea, membahas album barunya "LILAC". Penyanyi sekaligus aktris kelahiran 1993 itu juga buka-bukaan bagaimana perasaannya menjelang 30 tahun.
Dalam wawancaranya, IU mengungkapkan bahwa konsep album mendatangnya adalah ucapan selamat tinggal untuk usia dua puluhannya dan judul "LILAC" mewakili kenangan masa mudanya. Album IU sebelumnya juga berpusat pada usianya saat itu dan menggambarkan siapa dirinya pada saat-saat itu.
Mengenai perasaannya tentang 29 tahun, usianya saat ini, IU berkata, "Sejujurnya, perasaanku apakah usia dua puluhanku masih belum berakhir? 'Aku tidak percaya aku masih memiliki satu tahun lagi!' Saat aku melihat kembali ke usia dua puluhan, terkadang aku merasa ingin menghabiskan saat-saat terakhir dengan santai, dan terkadang aku juga merasa seperti, 'Aku harus menghabiskannya untuk hidup lebih bergairah dari sebelumnya.'"
IU menjelaskan lebih jauh tentang akhir dua puluhannya dan juga merefleksikan kembali ke usia debutnya. "Aku memulai debut pada usia 16 tahun. Ketika aku berbicara dengan orang-orang yang juga memasuki masyarakat pada usia yang sangat muda, aku menemukan kami memiliki pendapat yang sama tentang hal itu. Kurasa usia dua puluhan kita terasa sangat lama," ujarnya."
Pemilik nama Lee Jieun melanjutkan, "Meskipun kami masih muda, kami telah menjadi anggota masyarakat sehingga kami tidak memiliki kesempatan untuk bertindak sesuai usia kami secara bebas, dan titik awal kami telah dipaksakan lebih awal beberapa tahun."
IU kemudian berbagi bahwa, "Ada banyak kali ketika orang melihat betapa muda diriku lebih dari seberapa banyak pengalaman yang kumiliki. Jadi setiap tahun berlalu, aku tidak berpikir, 'Ah, sayang waktu berlalu,' ini lebih, 'Aku ingin mencapai usia yang terhormat.' Usia terhormat di mana apakah itu usia atau levelku yang sebenarnya dari pengalaman karir, aku bisa mendapatkan sambutan terhormat yang pantas menerimanya."
Untuk usia dua puluhan secara keseluruhan, IU berbagi bahwa ketika mengevaluasinya, ia menemukan bahwa itu adalah periode kerja keras dan hasil yang positif. "Menurutku, aku bekerja sangat keras. Ini menghasilkan hasil yang luar biasa. Aku pernah mengalami bekerja sangat keras pada sesuatu namun tidak memperoleh hasil yang luar biasa, jadi aku merasa sangat beruntung."
Lebih lanjut IU menjelaskan bahwa karakteristik baik yang ia miliki sejak lahirlah yang memungkinkannya untuk bekerja sekeras yang ia lakukan. "Bisa bekerja sangat keras juga merupakan sifat alami. Itu adalah karakteristik bahwa aku dilahirkan dengan keberuntungan dan keberuntungan. Singkatnya, aku beruntung, dan aku juga tidak berpikir aku pernah punya kesempatan untuk malas," tutupnya.
(wk/chus)