Jadi Pemetik Stroberi di Australia Bisa Dapat Uang 1 Miliar, Tertarik?
Unsplash/Oliver Hale
SerbaSerbi

Asosiasi Petani Stroberi Queensland (QSGA) memasang imbalan sebesar AUD 100 ribu atau setara Rp 1,1 miliar demi menarik pekerja untuk panen musim dingin.

WowKeren - Para petani Australia melaporkan kerugian besar-besaran karena kekurangan pekerja musiman untuk memetik tanaman mereka. Para petani stroberi di Queensland, Australia, bahkan mengurangi jumlah tanaman yang mereka tanam atau melewatkan musim sepenuhnya karena khawatir akan kekurangan tenaga kerja.

Merespons persoalan tersebut, Asosiasi Petani Stroberi Queensland (QSGA) memasang imbalan sebesar AUD 100 ribu atau setara Rp 1,1 miliar demi menarik pekerja untuk panen musim dingin. QSGA mengumumkan rencana untuk mengubah musim panen menjadi kompetisi dengan memberikan hadiah uang tunai dan liburan untuk diperebutkan.

"Yang kami minta adalah mereka bekerja keras dan bersenang-senang," tutur Presiden Adrian Schultz dilansir dari ABC, Jumat (9/4). "Kami mendorong siapa saja yang tertarik untuk mencoba memetik stroberi, datang ke Queensland selama musim dingin dan menikmati musim kami. Semakin lama Anda bekerja di pertanian, semakin besar peluang Anda untuk memenangkan undian 100.000 dolar di akhir musim."

Nantinya, para pekerja bisa mendapatkan poin yang akan dihitung sebagai entri dalam undian. Menurut Schultz, undia tersebut akan dipilih oleh komputer.


"Sepuluh orang dipilih dan masing-masing dari 10 orang itu akan memiliki kesempatan bermain untuk hadiah 100 ribu dolar," paparnya. "Kami memiliki ladang stroberi kecil - nantinya akan ada 100 amplop yang disebar di ladang stroberi tersebut."

Salah satu amplop tersebut akan berisi hadiah uang senilai 100 ribu dolar, dan amplop lainnya hanya berisi 1.000 dolar. "Jadi jika Anda tidak memenangkan 100 ribu dolar, setidaknya Anda tetap mendapat uang bir," kata Schultz.

Menurut Schultz, industri pertanian Queensland akan membutuhkan sekitar 7 ribu orang pekerja untuk memetik stroberi selama musim dingin. Oleh sebab itu, industri telah meminta bantuan pihak ketiga untuk mengurus logistik dan bahkan menggunakan promosi serta anggaran iklan untuk mendanai hadiah tersebut.

Nantinya, para pekerja juga bisa mendapat hadiah bulanan. Termasuk liburan akhir pekan atau liburan selama seminggu ke tujuan wisata lokal yang dapat diklaim setelah musim panen berakhir.

"Kami sedang mencari siapa saja yang mau mencobanya," pungkas Schultz. "Ini bukan jenis pekerjaan yang cocok untuk semua orang, dan jika Anda mencobanya ada kemungkinan Anda tidak akan berhasil. Tetapi kami sering terkejut kala melihat siapa saja yang pandai dalam pekerjaan ini."

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts