Gunung La Soufriere di Karibia Timur Meletus, St. Vincent Mulai Kekurangan Air Bersih
Alamy/Michelle Howell
Dunia

Abu dari letusan gunung La Soufriere di Saint Vincent telah menghancurkan tanaman dan tempat penampungan air. Akibatnya, persediaan air bersih di sana mulai menipis.

WowKeren - Gunung berapi La Soufriere yang ada di Saint Vincent Kepulauan Karibia meletus pada Jumat (9/4). Akibatnya, puluhan ribu warga di negara Kepulauan Karibia dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Kekinian, para pemimpin di St. Vincent mengatakan jika persediaan air bersih mulai menipis. Hal ini karena adanya abu tebal yang mencemari persediaan air. Mereka memperkirakan butuh ratusan juta dolar bagi pulau Karibia bagian timur untuk memulihkan diri.

Sebanyak 16.000 hingga 20.000 orang telah dievakuasi dari tempat gunung yang erupsi tersebut berada. Pada Selasa (13/4) waktu setempat, puluhan orang mengantre untuk mendapatkan air bersih maupun mengambil uang yang dikirim oleh teman dan keluarga di luar negeri.

"Gunung berapi itu menghantam kami dengan tiba-tiba, dan itu sangat merusak," kata seorang pensiunan polisi Paul Smart yang ikut dalam antrean itu. "Tidak ada air, banyak debu di rumah kami. Kami bersyukur kepada Tuhan karena kami masih hidup, tetapi kami membutuhkan lebih banyak bantuan saat ini. "


Terkait ratusan juta dolar untuk pemulihan, hal itu disampaikan oleh Perdana Menteri Ralph Gonsalves lewat pernyataan dalam konferensi pers di stasiun lokal Radio NBC. Meski demikian, ia tidak merinci lebih jauh lagi.

Abu dari letusan gunung maupun aliran piroklastik telah menghancurkan tanaman dan tempat penampungan air. Garth Saunders, Menteri Otoritas Air dan Saluran Pembuangan Pulau, mencatat bahwa sejumlah masyarakat bahkan belum menerima air.

"Pantai bagian timur adalah tantangan terbesar kami saat ini," ujarnya saat konferensi pers. "Apa yang kami sediakan jumlahnya terbatas. Kami akan kehabisan di beberapa titik."

Sementara itu, erupsi susulan dilaporkan terjadi pada Selasa (13/4) pagi. Ahli vulkanologi mengatakan aktivitas ini dapat berlanjut selama berminggu-minggu. Gunung La Soufriere sebelumnya meletus terakhir pada tahun 1979. Erupsi sebelumnya yang terjadi pada tahun 1902 lalu dan telah menewaskan 1.600 orang.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts