Lama Bungkam, Hyunjoo Eks APRIL Akhirnya Buka Suara Soal Kasus Bullying
Instagram/hyun.joo_lee
Selebriti
Isu Bullying Artis Korea

Meski kejadian perisakan itu terjadi cukup lama, Hyunjoo mengaku masih trauma. Namun eks APRIL ini begitu bersyukur lantaran masih mendapat banyak dukungan.

WowKeren - Mantan personel APRIL, Hyunjoo, belum lama ini diduga menjadi korban bullying rekan-rekan satu grupnya. Setelah lama bungkam, Hyunjoo akhirnya buka suara lewat akun Instagram miliknya pada 18 April waktu setempat.

"Hai, ini Lee Hyun Joo. Setelah melalui banyak kejadian, sebenarnya aku takut mengeluarkan pendapat sendiri. Bahkan sekarang ini, aku sangat ketakutan," ungkap Hyunjoo. "Di satu sisi, agensiku merilis pernyataan yang berbeda dari fakta, mereka menggugat adikku, yang masih muda, serta kenalanku. Ortu pelaku bahkan telah mengirimiku pesan teks bernada menyalahkan."

"Memang benar aku sempat bimbang, karena aku takut kalau mereka membuatku semakin menderita lantaran pernyataanku sendiri," lanjut Hyunjoo. "Namun terlepas dari itu, banyak orang yang mendukungku. Jadi aku merasa harus berani untuk saat ini, itulah kenapa aku menulis ini."

Hyunjoo blak-blakkan mengungkap kronologi perisakan yang diterimanya. Rupanya hal ini bermula sekitar tahun 2014 lalu saat ia mulai menyiapkan debut.

"Perisakan mulai terjadi pada tahun 2014 saat aku bersiap debut dan berlanjut hingga 2016, ketika aku meninggalkan grup. Aku, yang saat itu masih berusia 17 tahun, harus tinggal di asrama demi mempersiapkan debut," terang Hyunjoo. "Jadi aku menghabiskan waktu selama 24 jam dengan para pelaku, tanpa ada orang yang bisa aku andalkan."


"Karena tidak tahan lagi, aku bilang ke ortuku tentang penderitaan ini. Ortuku mencoba berbicara dengan CEO (agensiku). Namun berkali-kali aku justru disalahkan. Setelah pelaku tahu, mereka malah semakin menyiksa," lanjut Hyunjoo. "Setelah itu, aku hanya boleh menelpon ortuku sebentar saja di depan manajer. Aku merasa semakin terpuruk."

Diakui Hyunjoo, apa yang diketahui publik hanyalah sebagian kecil saja. Ia begitu tersiksa dengan hinaan, ejekan, hingga sumpah serapah dari rekan member lainnya.

"Apa yang diketahui publik hanya segelintir saja. Hampir tiga tahun itu, aku tersiksa karena kekerasan, ejekan, sumpah serapah dari mereka. Agensi tahu, tapi mereka tidak melakukan apa-apa," tambah Hyunjoo. "Atas kejadian ini, aku mengambil keputusan yang cukup berat, meski mereka tidak merasa bersalah."

"Aku meninggalkan grup, tapi aku harus menghadapi komentar jahat, ejekan, bahkan imej sebagai pengkhianat," tambah Hyunjoo. "Aku merasa bersalah karena meninggalkan luka di hati keluargaku, aku pun mencoba berubah lebih baik dan positif lagi."

Meski kejadian perisakan itu telah lama, Hyunjoo mengaku masih trauma. Namun ia begitu bersyukur lantaran masih mendapat banyak dukungan.

(wk/diah)

You can share this post!

Related Posts