Persediaan Vaksin Terbatas, WHO Sebut Aman Gabungkan Penggunaan AstraZeneca dan Pfizer
Unsplash/Mat Napo
Dunia
Vaksin COVID-19

Di tengah terbatasnya ketersediaan vaksin COVID-19 muncul pertanyaan apakah menggabungkan vaksin yang berbeda dalam penggunaan mampu menjadi pilihan yang layak.

WowKeren - Organisasi Kesehatan Dunia telah mengeluarkan izin untuk penggunaan darurat terhadap sejumlah vaksin COVID-19. Meski demikian, kebutuhan vaksin global masih terus berlanjut di tengah kian menipisnya persediaan vaksin itu sendiri.

Tak pelak hal ini memunculkan pertanyaan apakah menggabungkan vaksin yang berbeda dalam penggunaan mampu menjadi pilihan yang layak untuk mempercepat dan menyederhanakan upaya vaksinasi. WHO pun menanggapi hal ini.

Mengikuti studi pendahuluan di Spanyol, Inggris dan Jerman dan bukti yang datang dari skenario kehidupan nyata di India, jawaban singkat dari WHO adalah ya. Meski demikian, hal ini tidak berlaku bagi semua vaksin yang telah disetujui WHO.


Hanya ada dua yakni AstraZeneca dan Pfizer. Alejandro Cravioto, Ketua Manajemen Strategis WHO, mengatakan sejauh ini hanya dengan AstraZeneca dosis pertama diikuti dengan vaksin Pfizer sebagai dosis kedua yang diketahui pasti bahwa ini dapat dilakukan "tanpa masalah dalam hal kemanjuran."

Dalam studi yang dilakukan baru-baru ini, para peneliti menemukan bahwa mix and match ini sebenarnya bermanfaat. Dosis pertama AstraZeneca yang dikombinasikan dengan dosis kedua Pfizer terbukti mengembangkan tingkat perlindungan terhadap virus setinggi dua dosis Pfizer, dengan tingkat kemanjuran pada 97 persen setelah dosis kedua.

Namun sejauh ini hanya ada cukup bukti untuk membuktikan pencampuran vaksin AstraZeneca dengan vaksin Pfizer aman dan efisien. Sedangkan informasi yang sama belum tersedia untuk semua kemungkinan kombinasi dari banyak vaksin. "Kami memiliki lebih dari 15 vaksin sekarang yang digunakan di berbagai negara," kata Katherine O'Brien, Direktur Departemen Imunisasi, Vaksin dan Biologi WHO.

Mencampurkan dosis vaksin yang berbeda bukanlah hal yang luar biasa dalam bidang imunologi. Mix and Match vaksin COVID-19 tidak hanya mampu memecahkan masalah vaksinasi di negara-negara yang saat ini berjuang dengan pasokan yang terbatas, tetapi juga meningkatkan kekebalan tubuh terhadap varian virus. Dengan begitu ini akan memberikan lebih banyak "senjata" di gudang senjata umat manusia untuk melawan virus COVID-19.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts