Geger Deddy Corbuzier dan Mongol Stres Bahas ODGJ Kebal Covid, Begini Penjelasan Dokter
Instagram/mongolstres
Selebriti

Vlog Deddy Corbuzier bersama Mongol Stres langsung ditanggapi oleh seorang dokter spesialis kedokteran jiwa. Apa kata sang dokter soal anggapan ODGJ kebal Covid?

WowKeren - Vlog YouTube Deddy Corbuzier bersama Mongol Stres belum lama ini ramai dibicarakan. Dalam vlog tersebut, Mongol membagikan banyak cerita. Termasuk pengalaman Mongol saat dipenjara, aktivitasnya di gereja hingga pendapatnya soal Covid-19.

Saat menceritakan pengalamannya terpapar Covid-19, Mongol sempat menyinggung tentang alasan mengapa orang gila tidak terpapar virus tersebut. Menurut Mongol, orang gila sangat patuh menjaga jarak meskipun tidak menjaga kebersihan.

"Kenapa orang gila enggak ada yang kena Covid?" tanya Deddy. "Jadi sebenarnya ini program pemerintah Bang. Jadi Pemerintah mengeluarkan ada empat. Jaga jarak, gunakan masker, pakai hand sanitizer, dan cuci tangan," kata Mongol. "Eh pas Mongol teliti, ternyata belum ada klaster RSJ (Rumah Sakit Jiwa). Kan Klaster sekolah ada, klaster kampus, klaster gereja di Lembang, klaster kantor ada. Tapi Klaster RSJ belum ada."

"Orang gila enggak ada yang pakai masker sampai hari ini. Nah, Mongol teliti ternyata orang gila selalu jaga jarak," lanjut Mongol. "Enggak pernah ada orang gila jalan berdua. Coba mas Deddy pernah enggak lihat orang gila dua berdiri? Orang gila mau ngomongin apa wong sedeng."

Deddy pun menimpali dengan terbahak-bahak. Ia juga membenarkan hal ini saat Mongol berkata bahwa meski satu kamar mereka menjaga jarak.


Vlog Deddy bersama Mongol ini pun ditanggapi oleh seorang dokter spesialis kedokteran jiwa atau psikiater bernama dr. Zulvia Oktanida Syarif, Sp.KJ. Dokter Zulvia meluruskan anggapan tersebut.

"Halo om Deddy Corbuzier dan para followers Om Deddy. Saya seorang psikiater dan saya fans-nya om Deddy, sering nonton podcast. Tapi kali ini saya perlu speak up deh karena di episode podcast-nya om Deddy yang lagi ngobrol bareng Bang Mongol, seorang komedian yang lucu banget menurut saya, itu ada hal yang bisa mengarahkan kesalahpahaman di masyarakat," ujar Zulvia dalam video TikTok miliknya yang beredar viral. "Oke, ada jokes tentang 'orang gila' yang katanya enggak bisa kena Covid. Hmm.. ini takutnya stigma lho."

Zulvia pun meralat penggunaan istilah orang gila yang disebutkan Deddy dan Mongol. Menurut Zulvia, saat ini sudah banyak ditemukan klaster-klaster Rumah Sakit Jiwa.

"Plus kita sudah enggak pakai istilah orang gila tapi ODGJ, Orang Dengan Gangguan Jiwa. Dan siapa bilang enggak ada klaster RSJ? Bang Mongol mainnya kurang jauh nih," beber Zulvia. "Penelitian-penelitian justru menunjukkan bahwa ODGJ tuh rentan mengalami infeksi Covid. Bahkan sudah ada klaster-klaster RSJ baik di Indonesia maupun di luar negeri."

Di akhir videonya, dokter berkacamata ini meminta agar publik tetap pandai menelaah suatu berita dan tidak membuat stigma. Pasalnya, ODGJ juga sama seperti orang pada umumnya.

"So kita sebagai smart people nih, followersnya Om Deddy, kita pingin stay smart dan enggak stigma ya. Karena pada prinsipnya, ODGJ itu sama seperti orang lainnya yang bisa terkena penyakit apa aja gitu," tambah Zulvia. "ODGJ bisa stroke, hipertensi, diabetes, patah tulang, banyak hal termasuk ODGJ juga kena Covid. Mudah-mudahan kita bisa stay smart dan no stigma. Peace."

(wk/diah)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait