Jeff Bezos dan kru Blue Origin siap meluncur ke luar angkasa bulan Juli 2021 ini. Ia membawa serta saudara laki-lakinya, astronot tertua 82 tahun, dan Oliver Daemren yang masih 18 tahun.
- Elvariza Opita
- Jumat, 16 Juli 2021 - 11:10 WIB
WowKeren - Niat Jeff Bezos untuk menjadi pihak swasta pertama yang ke luar angkasa akhirnya dikalahkan oleh milyarder Inggris, Sir Richard Branson. Namun seolah tak ingin kalah, Bezos siap membawa kru perjalanan luar angkasa paling muda dan tua di dunia.
Bezos akan membawa Oliver Daemen yang masih berusia 18 tahun dalam perjalanan tersebut. Sedangkan kru tertua yang akan dibawa adalah Wally Funk yang sudah berusia 82 tahun ketika perjalanan dilakukan beberapa hari ke depan.
Funk sendiri merupakan salah satu dari 13 pilot wanita yang mengikuti pelatihan NASA pada tahun 1960 lalu. Namun Funk akhirnya ditolak karena berjenis kelamin perempuan.
Selain Funk dan Daemren, serta tentu saja Bezos, saudara laki-laki sang orang terkaya dunia juga siap ikut sebagai kru perjalanan perdana tersebut. Keempatnya akan meluncur dari Texas Barat, Amerika Serikat.
Keikutsertaan Daemren menjadi sorotan karena usianya yang masih begitu muda, yakni 18 tahun. Sebab kru perjalanan luar angkasa termuda yang pernah dicatat dalam sejarah adalah Ghermon Titov yang meluncur ke luar angkasa 4 bulan setelah Yuri Gagarin pada 1961, dan kala itu usianya masih 25 tahun.
Daemren sendiri saat ini sedang dalam pelatihan mendapatkan lisensi pilotnya. Daemren akan bergabung sebagai mahasiswa baru Universitas Utrecht di Belanda pada September 2021 mendatang.
"Ini menandai dimulainya operasi komersil New Shepard (roket yang akan membawa Bezos dan kru lain)," ujar CEO Blue Origin, Bob Smith, dilansir dari Al Jazeera, Jumat (16/7). "Dan Oliver merepresentasikan generasi muda yang akan membantu kita membangun jalan menuju luar angkasa."
Di sisi lain, Blue Origin malah menunda pengumuman pemenang lelang tiket perjalanan perdana Blue Origin senilai USD28 juta. Berdalih karena bentrok jadwal, pemenang lelang ini malah akan digeser ke perjalanan berikutnya yang belum jelas kapan akan dilaksanakan.
Sebelumnya Branson dan kru Virgin Galactic sudah mendahului "mencicipi" luar angkasa. Saat ini memang sejumlah konglomerat teknologi dunia berusaha membangun bisnis perjalanan ke luar angkasa.
(wk/elva)