Komeng dan pembalap MotoGP Valentino Rossi pernah membintangi iklan yang masih diingat hingga sekarang. Komeng juga kerap diminta menemani Rossi dan pembalap lain yang datang ke Indonesia.
- Neressa Prahastiwi
- Jumat, 06 Agustus 2021 - 15:42 WIB
WowKeren - Valentino Rossi memutuskan untuk pensiun pada akhir musim MotoGP 2021. Keputusan tersebut disampaikan Rossi di GP Styria pada Kamis (5/8).
Komeng yang pernah syuting iklan bareng Valentino Rossi ikut memberikan respons. Seperti diketahui, Komeng dan Rossi pernah dipasangkan untuk iklan salah satu merek sepeda motor.
Jargon "Semakin di Depan" yang diucapkan Komeng dan Rossi begitu melekat di telinga para penonton televisi hingga sekarang. Komeng rupanya sedih setelah mendengar keputusan Rossi tersebut.
Bukan Komeng namanya apabila tidak menyisipkan kelakar dalam setiap ucapan atau tulisannya. Selain sedih, Komeng juga mengajak Rossi untuk mengambil uang pensiun bersama di bank milik pemerintah.
"Sedih Saya.. met pensiun @valeyellow46 di @motogp," tulis Komeng pada Jumat (6/8). "Nanti klo ngambil uang pensiun bareng ye di bank pemerintah.."
Celetukan Komeng tak pernah gagal membuat penggemar tertawa. Iklan bareng Rossi yang dibagikan Komeng tersebut kemudian ramai diperbincangkan karena dinilai legendaris.
"Salah satu yang beruntung bisa iklan bareng legend," komentar akun @adidrumholic. "Iklan Legend njir," sahut akun @fferry.14.tmndk. "Kenangan bgt iklannya wkwk," balas akun @yogies847.
"Pantes kemarin liat rossi ke kantor taspen, mau pensiun ternyata," celetuk akun @imrangustina. "Dulu pas ketemu, Rossi udah diajari ngomong apa aja bang," timpal akun @faiz_qinthar. "Diajak ngelawak bareng aja Bang," balas akun @zaky_zr.
Sementara itu, Komeng diketahui selalu bertugas menemani para pembalap yang datang ke Indonesia. Kepada Gofar Hilman, Komeng mengaku pernah lebih memilih menemani Rossi ketimbang tawaran naik haji.
"Saya dua-duanya senang. Karena memang waktu ada tawaran haji pun saya sampai mengorbankan harus menemani dia," beber Komeng pada September 2020. "Sampai dianggap apa kalau tahun depan masih hidup, sampai saya dibilang begitu. Waktu itu ada yang menawarkan."
(wk/nere)