Pemerintah Malaysia saat ini merencanakan penyusunan prioritas dalam menangani dampak yang ditimbulkan oleh pandemi COVID-19. Salah satunya adalah terkait pemulihan perekonomian.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Selasa, 07 September 2021 - 15:35 WIB
WowKeren - Malaysia hingga saat ini masih berjuang melawan pandemi COVID-19 beserta dampak yang diberikan. Sama halnya dengan negara di dunia, pandemi berdampak pada sektor Perekonomian.
Perekonomian di Malaysia juga mengalami kegoyahan atau melemah selama pandemi berlangsung. Kini pemerintah tengah fokus dan mempriotaskan untuk pemulihan perekonomian.
"Malaysia menempatkan prioritas untuk membangun kembali ekonominya dan menempatkan negara itub pada pijakan yang lebih kuat dengan ekonomi yang lebih kompetitif," terang Menteri di Departemen Perdana Menteri Ekonomi, Datuk Seri Mustapa Mohamed.
Mustapa menerangkan bahwa tantangan terhadap perekonomian Malaysia selama 18 bulan terakhir juga memberikan peluang bagi pemerintah untuk meninjau kembali kebijakan dan strategi yang diterapkan sebelumnya. Ia pun juga mencantumkan beberapa prioritas lainnya.
Adapun rencana prioritas tersebut, kata Mustapa, untuk 10 tahun ke depan. Rencana prioritas dalam 10 tahun ke depan itu adalah meningkatkan pendapatan, menghilangkan kemiskinan absolut, dan mengurangi kesenjangan pembangunan antara negara bagian dan daerah, serta memastikan pertumbuhan berkualitas yang berkelanjutan yakni tidak akan membahayakan lingkungan.
"Prioritas lainnya adalah menciptakan lingkungan kebijakan yang kondusif bagi sektor swasta, investor baik lokal maupun asing," jelas Mustapa. "Pertumbuhan dan perkembangan yang inklusif dan menghasilkan lebih banyak persatuan dan kesatuan dalam konteks 'Keluarga Malaysia', dan memastikan bahwa mekanisme penyampaian pemerintah ditingkatkan untuk memenuhi tujuan pembangunan kami."
Mustapa menyampaikannya dalam pidato saat menghadiri webinar bertajuk "Rencana Malaysia ke-12 (12MP): Membangun Bangsa dalam Semangat Keluarga Malaysia" pada Selasa (7/9). Selanjutnya, Unit Perencanaan Ekonomi juga telah terlibat secara luas dengan berbagai pemangku kepantingan sejak April 2019 dalam mempersiapkan 12MP, yang akan diajukan pada 27 September nanti.
Mustapa menegaskan bahwa pemerintah akan tetap berkomitmen dalam memastikan kebijakannya untuk selalu melestarikan keanekaragaman hayati bangsa untuk kepentingan generasi mendatang. "Seperti rencana lima tahun yang datang sebelumnya, 12MP akan memberikan lintasan menyeluruh dari agenda pembangunan pemerintah," imbuhnya.
"Ini memberikan arahan kepada lembaga pemerintah, sektor swasta, investor, dan masyarakat luas tentang arah kebijakan pemerintah Malaysia secara keseluruhan," pungkas Mustapa.
(wk/tiar)