Dhena Devanka menyebut tangkapan gambar dirinya menendang Jonathan Frizzy hanya sebuah editan. Ia pun menjelaskan apa yang terjadi setelah pertengkaran hebat seperti yang ada pada gambar tersebut.
- Marina Larasati
- Jumat, 01 Oktober 2021 - 11:09 WIB
WowKeren - Dhena Devanka sudah mengklarifikasi soal tangkapan gambar yang memperlihatkan seolah-olah dirinya tengah memukuli sang suami, Jonathan Frizzy. Ibu tiga anak itu membantah tegas telah melakukan KDRT kepada Ijonk, sapaan akrab Jonathan.
Ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Kamis (30/9) kemarin, Dhena yang didampingi kuasa hukumnya lagi-lagi menepis dugaan KDRT. Dhena tak terlalu ambil pusing karena menganggap itu hanya sekadar foto biasa. Sementara pengacaranya, Ibnu Ali, menduga foto itu adalah hasil editan.
"Iya dong (bantah KDRT)". Nah itu kan namanya juga foto ya," kata Dhena Devanka. "Iya, nggak seperti apa yang difoto, itu diedit, mungkin ada dugaan diedit," sahut Ibnu Ali.
Soal apa yang terjadi pada tangkapan gambar tersebut, Dhena Devanka mengakui jika saat itu ia dan Ijonk terlibat pertengkaran hebat. Pokok pertengkaran mereka lantaran Jonathan Frizzy diduga berselingkuh.
Kendati Dhena agak sedikit lupa, namun ia yakin jika pertengkaran mereka tidak jauh-jauh dari masalah orang ketiga. "Pemicunya pada saat itu kayaknya apa ya, ya mungkin saat itu saya tahu ada wanita idaman lain," jelas Dhena.
Lebih lanjut, Ibnu Ali menjelaskan jika setelah pertengkaran itu hubungan Dhena dan Ijonk kembali membaik. Ia pun mempertanyakan kejelasan foto yang disebarkan oleh paman ijonk, Benny Simanjuntak tersebut.
"Mbak Dhena cemburu ada wanita idaman lain, ending masalah itu juga baik lagi kok, berpelukan, berkeluarga dengan baik lagi, nggak ada yang permasalahin itu," tutur Ibnu Ali. "Yang jadi permasalahan foto nggak jelas tahun berapa anda simpan, motifnya apa?"
Dalam tangkapan gambar tersebut, Dhena tampak menendang perut Ijonk. Ada pula gambar yang menunjukkan Dhena memegang barbel saat bertengkar dengan Ijonk. Namun, ia menegaskan jika tidak pernah menggunakan barbel tersebut untuk memukul suaminya.
"Barbel hanya diangkat, kalau dihantamkan ke kepala pasti ada luka, mungkin ada korban, ada polisi, mungkin ada," tutup Dhena Devanka.
(wk/lara)