Korban Yang Ngaku Ditipu Anak Nia Daniati Rela Jual Sawah dan Gadai Emas Usai Diimingi Jadi CPNS
Instagram/niadaniatynew
Selebriti

Seorang korban yang mengklaim telah ditipu putri Nia Daniati, Olivia Nathania, mengaku sampai rela menggadaikan emas hingga meminjam uang ke pihak lain usai tergiur jabatan CPNS secara ilegal.

WowKeren - Kasus penipuan yang diduga dilakukan putri Nia Daniati yakni Olivia Nathania dengan modus iming-iming jabatan CPNS secara ilegal masih belum menemukan titik terang. Yang mana, kasus tersebut telah ditangani pihak kepolisian dan lembaga berwenang lainnya.

Sempat menghilang, Olivia kini muncul dan membantah semua tudingan yang dilemparkan kepadanya. Yang mana, Olivia mengaku tak melakukan penipuan melainkan hanya mendirikan sebuah bimbingan belajar bagi para peserta yang ingin mengikuti tes CPNS.

Di sisi lain, seorang korban mengaku sampai rela menjual sawah, menggadaikan emas bahkan meminjam uang dengan pihak lain demi menjadi CPNS. Pasalnya, korban mengklaim Olivia menjamin 1000 persen kepada mereka yang membayar akan lolos menjadi CPNS. Korban itu mengatakan jika dirinya mempunyai bukti atas pengakuannya tersebut.

"Saya ditipu sama Oi karena dijanjikan katanya 1000 persen pasti masuk. Saya ada videonya, video call sama Olivia," ungkap korban lainnya.


Korban mengaku mengalami kerugian sebanyak Rp 160 juta usai diimingi memiliki kesempatan menjadi CPNS. Mirisnya, keluarga yang tertipu sampai rela melakukan segala cara demi mendapatkan jabatan CPNS secara ilegal.

"Saya 160 juta, keluarga saya sendiri, abang ipar saya, istri saya, istri abang ipar saya, sama saya, empat orang. Ada yang gadaiin emas, ada yang minjem duit," bebernya lagi.

Sementara itu, Olivia ditemani kuasa hukumnya mengaku sama sekali tak pernah menjanjikan mereka yang mengaku korban akan lolos menjadi CPNS. Hal itu disampaikan Olivia dan kuasa hukumnya kepada Silet RCTI.

"Sementara saya tanya apakah Oi pernah menjamin orang-orang itu untuk lulus," tanya kuasa hukum Olivia, Susanti Agustina. "Tidak," jawab Olivia.

Sadar telah ditipu, korban mengklaim semua yang dilakukan Olivia telah direncanakan dengan matang. Yang mana, korban menyebut Olivia telah memiliki strategi untuk menipu para korbannya. Adanya perbedaan pengakuan itu lantas masih menjadi perdebatan hingga saat ini.

"Ibaratnya cuman rekayasa lah, ibaratnya kalau orang menipu gimana sih, udah punya strategi apapun," pungkas korban yang mengaku ditipu Olivia.

(wk/Sisi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait