Beragam spekulasi muncul tentang angsuran film James Bond berikutnya setelah 'No Time To Die', termasuk mengenai apakah karakter tersebut akan berganti gender di masa depan.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 07 Desember 2021 - 19:39 WIB
WowKeren - Ketika diumumkan bahwa penampilan Daniel Craig di "No Time to Die" akan menjadi peran terakhirnya sebagai mata-mata super James Bond, ada spekulasi apakah penggemar akan benar-benar melihat karakter itu di layar lebar. Spekulasi tak hanya terbatas sampai di situ saja.
Bahkan ada gagasan yang muncul, mengenai apakah karakter tersebut akan ditukar gender di masa depan, atau apakah ada sesuatu yang tersisa di cerita Bond. Itu semua tergantung pada produser franchise Bond Barbara Broccoli yang mengonfirmasi bulan lalu bahwa James Bond akan tetap diperankan sebagai seorang pria.
Pada Sabtu (4/12) di acara Deadline bertajuk Contenders Film: New York, ia mengatakan bahwa James Bond jelas akan kembali. "Kami akan mencari tahu itu, tapi dia akan kembali. Kalian bisa yakin bahwa James Bond akan kembali," ujarnya.
"No Time To Die" sendiri pada akhir pekan lalu telah meraup lebih dari 756 juta di seluruh dunia untuk menjadi film Hollywood terbesar selama pandemi COVID-19. Pengalaman sinematik itulah yang sangat ingin disampaikan oleh Broccoli dan timnya sehingga film tersebut mengalami banyak perubahan tanggal rilis sebelum akhirnya ditetapkan pada jadwal awal Oktober.
Di tengah pandemi seperti sekarang ini ketika banyak terjadi pembatasan, tak sedikit rilis film yang mengalami perubahan jadwal. Tak hanya tanggal rilis namun juga di mana film itu ditayangkan. Broccoli mengaku lega bahwa angsuran film James Bond yang terbaru ini bisa tetap rilis di bioskop.
"Yang sangat penting bagi kami adalah film ini ditayangkan di bioskop karena memiliki pemandangan yang indah," lanjutnya. "Ini adalah pesta visual dalam cara desain dan pengambilan gambarnya. Kami sangat senang kami bisa membukanya di bioskop."
Sementara itu, produser "No Time to Die" Michael G. Wilson menambahkan, "Kami sangat beruntung bahwa kami mencapai sweet spot dan mendapatkannya di bioskop pada waktu yang tepat dan publik siap untuk kembali ke bioskop lagi dan melihat film di mana mereka pantas berada, di teater."
(wk/zodi)