Jonas Rivanno dan Asmirandah mengungkap kesaksian di berbagai kota saat 'satu Indonesia' memusuhi mereka. Namun Jonas Rivanno dan Asmirandah justru mendapat ancaman lokasi kesaksian akan dibom.
- Neressa Prahastiwi
- Selasa, 14 Desember 2021 - 18:11 WIB
WowKeren - Jonas Rivanno dan Asmirandah berbagi cerita tentang keadaan di masa lalu yang kurang menyenangkan. Kala itu, Vanno dan Andah dianggap mempermainkan agama sehingga menjadi 'musuh satu Indonesia' pada 2013 silam.
Salah satu pengalaman paling buruk yang dialami Vanno dan Andah ialah mendapat ancaman ketika mengikuti Kebaktian Kebangkitan Rohani (KKR) di salah satu kota. Kala itu, peserta KKR mencapai puluhan ribu orang.
"Yang paling parah, sempet ada yang ngancem. Kita pernah dateng ke suatu daerah, kita dapet ancaman kalo sampai kita bersaksi, tempat KKR mau dibom," cerita Vanno dalam tayangan di kanal YouTube Daniel Mananta Network pada Selasa (14/12). "Satu hari sebelum kita tiba, emang udah ada nemuin bom di bawah panggung."
Jonas Rivanno dan Asmirandah mengaku terkejut serta sedikit takut selayaknya manusia biasa. Namun Andah berusaha mencairkan suasana dengan melempar candaan. Sayangnya candaan Andah hanya dimengerti oleh sang suami.
"Kita malah bercanda. Awalnya aku cuma bilang gini ama Vanno 'Ya sayang, kita kan belum punya anak, masak kita mau dibom'," kelakar Andah. "Bercandaannya tuh cuma kita yang ngerti, yang lainnya ngelihat kita 'What?'" tambah Vanno.
Jonas Rivanno dan Asmirandah rupanya siap mati saat itu. Seperti diketahui, pasangan yang menikah pada 2013 tersebut baru mempunyai momongan pada Natal 2020. Bahkan Vanno lah yang meyakinkan penyelenggara KKR untuk meneruskan acara meski mendapatkan ancaman.
"Karena menurut aku gini, kalo misalkan memang harus mati sekarang ya nggak papa juga. Berarti ya cuma sampai sini," terang Andah. "Tapi semuanya tegang, nggak ada yang ketawa. Padahal aku mencoba mencairkan suasana."
"Kalo gue mati ketika gue lagi melayani Tuhan, itu jadi suatu kehormatan buat kita. Karena di Alkitab kan ditulis mati adalah keuntungan," sambung Vanno. "Akhirnya gembalanya diem trus kita berdoa, kita lanjutin KKR-nya," tandas Andah.
Keberanian Jonas Rivanno dan Asmirandah diceritakan karena meyakini Tuhan akan melindungi mereka. Benar saja, acara KKR untuk menyampaikan kesaksian Vanno dan Andah kala itu berjalan lancar.
(wk/nere)