Belum lama ini, muncul dugaan adanya kasus COVID-19 varian Omicron yang ditemukan di Manado. Mengetahui hal ini, Menko Marives Luhut lantas memberikan penjelasan.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Selasa, 21 Desember 2021 - 08:28 WIB
WowKeren - Seperti yang diketahui, kasus COVID-19 varian Omicron saat ini telah ditemukan di Indonesia. Bahkan total kasus konfirmasinya saat ini sudah mencapai 3 kasus.
Sementara itu, baru-baru ini muncul dugaan adanya kasus Omicron yang ditemukan di Manado, Sulawesi Utara. Menanggapi hal ini, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marives) Luhut Binsar Pandjaitan memastikan bahwa kasus COVID-19 di Manado itu bukan lah varian Omicron.
Luhut lantas menyebut bahwa kasus Omicron hanya ada di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. "Manado tidak (ada) Omicron, yang Omicron hanya (di) Wisma Atlet dan sudah di-seal," ungkap Luhut dalam konferensi secara virtual di Jakarta, Senin (20/12).
Lebih lanjut, Luhut menuturkan bahwa informasi mengenai dugaan adanya kasus Omicron di Manado itu penting untuk disampaikan agar masyarakat tidak menduga-duga, dan mencegah penyebaran hoaks. Maka dari itu, ia berharap agar masyarakat tidak terpengaruh berita-berita bohong soal COVID-19, dan bisa selalu memastikan kebenaran informasi yang diterima.
Di sisi lain, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengaku bersyukur lantaran varian Omicron di Indonesia ditemukan di tempat karantina yakni Wisma Atlet. Sehingga, dengan begini, pemerintah bisa langsung mengambil langkah cepat dan Omicron bisa ditekan untuk tidak menyebar ke masyarakat luas.
Sebelumnya, Budi menuturkan bahwa pemerintah melakukan pelacakan atau tracing melalui metode sequencing terhadap lima kasus dugaan Omicron. Adapun lima dugaan kasus Omicron ini terdiri dari 2 Warga Negara Indonesia (WNI) di Wisma Atlet dan 3 Warga Negara Asing (WNA) di Manado, Sulut.
Berdasarkan hasil sequencing itu, kata Budi, 2 WNI di Wisma Atlet dikonfirmasi terinfeksi virus COVID-19 varian Omicron. Sementara 3 WNA asal Tiongkok di Manado dinyatakan bukan terpapar varian Omicron.
Mengenai karakteristik dari varian Omicron sendiri, sebelumnya, Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengungkapkan bahwa varian baru COVID-19 itu memiliki tingkat penularan 5 kali lebih cepat. Namun gejalanya lebih ringan dibanding dengan varian lainnya.
(wk/tiar)