Oki Setiana Dewi Pernah Disebut Patok Tarif Selangit Untuk Ceramah, Begini Reaksinya
Instagram/okisetianadewi
Selebriti

Oki Setiana Dewi kini ramai diperbincangkan gara-gara ceramahnya dianggap menormalisasikan kasus KDRT. namun sebelum itu, Oki juga pernah dikabarkan memasang tarif selangit untuk sekali ceramah.

WowKeren - Nama Oki Setiana Dewi Mendadak jadi perbincangan di jagat dunia maya hingga masuk dalam trending Twitter hari ini, Kamis (3/2). Hal ini lantaran video ceramahnya yang dianggap sebagai bentuk normalisasi terhadap kasus KDRT.

Di sisi lain, jauh sebelum ceramahnya tersebut menjadi kontroversi, pada 2016 silam pernah muncul petisi soal Oki Setiana Dewi berjudul 'Stop Tayangan Ustadzah Karbitan Di TV-Mempertanyakan Status Ummul Quro Oki Setiana Dewi' di Change.org. Petisi ini digalang atas nama Komunitas Peduli Muslimah di Inggris.

Dalam isinya, si pembuat petisi meminta agar gelar Ustazah yang diberikan salah satu acara televisi kepada Oki dicabut. Desakan pencabutan gelar Ustazah kala itu karena publik menilai Oki Setiana Dewi tidak memenuhi kapasitas.


Sementara itu, salah satu poin yang tertulis dalam petisi tersebut menyebutkan kalau kakak Ria Ricis itu mematok bayaran selangit untuk sekali ceramah. Dikatakan bahwa minimal budget yang diperlukan lebih dari 10 juta rupiah untuk sesi 1-2 jam ceramah.

Disebutkan, harga tersebut belum termasuk request pesawat business class, hotel berbintang dan mobil transportasi dari dan menuju bandara yang di-request harus merek tertentu. Namun pada saat isu itu merebak, ibu empat anak ini enggan untuk memberikan konfirmasinya.

"Nanti saja ya saya menjawabnya. Saat ini saya tengah meminta nasihat dari guru-guru saya soal masalah yang beredar saat ini," ucapnya seperti dikutip dari Viva.co.id. Oki berjanji akan memberi jawabannya kepada media. "Saya pasti akan menjawabnya," katanya.

Sayangnya hingga berita tersebut berlalu, Oki Setiana Dewi belum juga buka suara soal dirinya memasang tarif mahal untuk sekali ceramah. Sampai akhirnya kini namanya kembali jadi perbincangan karena ceramahnya dianggap menormalisasikan kasus KDRT.

(wk/lail)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait