Para orang tua dan pengasuh diperingatkan untuk sangat berhati-hati karena anak-anak di bawah lima tahun memiliki risiko lebih tinggi terkena ensefalitis jika terinfeksi virus.
- Zodiak Yanuarita
- Rabu, 09 Maret 2022 - 16:33 WIB
WowKeren - Australia Selatan telah mengonfirmasi kasus pertama penyakit Japanese encephalitis. Pemerintah setempat telah memperingatkan warganya untuk berhati-hati agar tidak sampai terkena gigitan nyamuk yang membawa virus penyebab penyakit itu.
Australia Selatan hingga kini telah mengidentifikasi 3 kasus. Penyelidikan baru-baru ini terhadap 10 orang yang menderita ensefalitis akut selama sebulan terakhir mengungkapkan empat dari kasus tersebut adalah Japanese encephalitis. Kesepuluh orang tersebut harus dirawat di rumah sakit. Tujuh di antaranya masih ada di sana, dan satu orang meninggal.
Anak-anak berusia di bawah lima tahun memiliki risiko lebih tinggi terkena ensefalitis jika terinfeksi virus. Oleh sebab itu para orang tua dan pengasuh diperingatkan untuk sangat berhati-hati.
Direktur Eksekutif Layanan Perlindungan dan Perizinan Kesehatan Departemen Kesehatan Chris Lease menekankan pentingnya mengambil tindakan pencegahan ekstra agar tidak digigit oleh serangga tersebut. Terlebih hal itu mengingat perayaan Paskah yang kian dekat.
"Saat kita memasuki akhir pekan yang panjang, dan dengan Paskah yang akan segera tiba," ujarnya. "Ini adalah pengingat yang sangat tepat waktu untuk mengambil tindakan pencegahan terhadap gigitan nyamuk."
Ia memperingatkan warga yang memiliki rencana untuk melakukan aktivitas di sekitar sungai untuk waspada di malam hari. "Orang-orang yang merencanakan kegiatan di sekitar Sungai Murray diperingatkan untuk sangat waspada, terutama antara senja dan fajar ketika nyamuk paling aktif," lanjutnya.
Mereka yang tertular flavivirus, seperti Japanese encephalitis, virus Kokobera, virus West Nile, serta Murray Valley encephalitis sebagian besar tidak menunjukkan gejala atau mengalami demam ringan. Namun pada beberapa kasus bisa jauh lebih serius dan mengembangkan ensefalitis yang bisa berakibat fatal atau menyebabkan kerusakan saraf seumur hidup.
Lease mengatakan meskipun tersedia vaksin namun cara terbaik untuk menghindari infeksi adalah dengan menghindari gigitan nyamuk."Perubahan sederhana di sekitar rumah dapat membantu mengurangi dan menghilangkan nyamuk seperti membersihkan air di sekitar rumah untuk mencegah berkembang biak dan memasang kasa anti nyamuk di pintu dan jendela," lanjutnya.
(wk/zodi)