Sanksi yang dijatuhkan Barat kepada Rusia disebut Putin sebagai langkah yang akan merugikan diri sendiri. Ia meyakinkan Rusia bahwa negara itu dapat menyelesaikan masalahnya.
- Zodiak Yanuarita
- Jumat, 11 Maret 2022 - 14:55 WIB
WowKeren - Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan jika sanksi terhadap Rusia terus berlanjut maka hal itu juga akan berdampak pada negara-negara Barat. Bukan hanya harga energi yang lebih tinggi, namun juga harga makanan yang terancam melonjak.
Sebaliknya, Putin yakin Rusia akan dapat menyelesaikan masalahnya. Putin menekankan bahwa Rusia bukan negara yang mau menerima kompromi jika berbicara mengenai kedaulatannya hanya demi keuntungan ekonomi jangka pendek.
"Sanksi ini akan dikenakan dalam hal apa pun," kata Putin dalam pertemuan dengan pemerintah Rusia pada hari Kamis (10/3). "Ada beberapa pertanyaan, masalah dan kesulitan tetapi di masa lalu kami telah mengatasinya dan kami akan mengatasinya sekarang."
Sanksi yang dijatuhkan Barat kepada Rusia disebut Putin sebagai langkah yang akan merugikan diri sendiri. Ia meyakinkan Rusia bahwa pemerintah dapat menahan apa yang disebut Moskow sebagai perang ekonomi melawan bank, bisnis, dan oligarki bisnisnya.
Sebagaimana diketahui, sanksi larangan impor terhadap minyak Rusia memang telah berimbas ke Barat sendiri. Hal itu menyebabkan harga minyak melambung tinggi hingga menyentuh rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya.
"Mereka mengumumkan bahwa mereka menutup impor minyak Rusia ke pasar Amerika. Harga di sana tinggi, inflasi sangat tinggi, telah mencapai rekor tertinggi dalam sejarah," tegas Putin. "Mereka mencoba menyalahkan hasil kesalahan mereka sendiri pada kami. Kami sama sekali tidak ada hubungannya dengan itu."
Putin tampaknya santai dalam menghadapi sanksi Barat. "Jelas bahwa pada saat-saat seperti itu permintaan masyarakat untuk kelompok barang tertentu selalu meningkat, tetapi kami tidak ragu bahwa kami akan menyelesaikan semua masalah ini sambil bekerja dengan tenang," ujarnya.
Ia mengakui bahwa sanksi yang dijatuhkan sejak invasi 24 Februari sedang dirasakan dampaknya namun semuanya harus dihadapi dengan tenang. Ia yakin warganya dapat melalui semua itu. "Secara bertahap, orang akan menyesuaikan diri, mereka akan mengerti bahwa tidak ada peristiwa yang tidak bisa kita tutup dan selesaikan," paparnya.
Putin mengatakan bahwa Rusia adalah produsen utama pupuk pertanian. Oleh sebab itu, akan ada konsekuensi yang harus ditanggung pasar pangan dunia jika Barat membuat masalah dengan Rusia.
(wk/zodi)