Roman Abramovich Terlihat di Bandara Israel Usai Kena Sanksi Imbas Perang Rusia-Ukraina
Dunia

Roman Abramovich adalah satu dari tujuh orang Rusia yang asetnya dibekukan pada pekan lalu dalam rangka untuk meningkatkan tekanan pada Presiden Rusia Vladimir Putin.

WowKeren - Nama yang tak asing bagi penggemar dunia sepak bola, Roman Abramovich, tak lepas dari imbas sanksi perang antara Rusia-Ukraina. Miliarder pemilik Chelsea FC tersebut telah dikenai sanksi oleh pemerintah Inggris pekan lalu.

Ia merupakan satu dari tujuh orang Rusia yang asetnya dibekukan pada Kamis lalu dalam upaya untuk meningkatkan tekanan pada Presiden Rusia Vladimir Putin setelah invasi ke Ukraina. Pada Senin (14/3), ia terlihat di bandara Ben Gurion Tel Aviv tak lama sebelum sebuah jet yang berkaitan dengan dirinya lepas landas ke Istanbul.

Sebuah foto yang diperoleh Reuters menunjukkan ia duduk di ruang VIP bandara dengan masker wajah ditarik ke bawah dagunya. Namun kantor berita itu mengatakan tidak dapat memverifikasi secara independen apakah dia naik penerbangan ke Turki.


Sanksi terhadap Abramovich datang di tengah tindakan keras Barat yang lebih luas terhadap elit bisnis kaya di negara itu. Otoritas Uni Eropa telah mulai menyita aset, termasuk superyacht yang berlabuh di pelabuhan Mediterania, selama beberapa pekan terakhir, mendorong oligarki yang dituduh dekat dengan Putin untuk mencari tempat berlindung yang aman di tempat lain.

Satu sumber mengatakan kepada Reuters bahwa pesawat yang digunakan oleh Abramovich terbang ke Ben Gurion pada Minggu (13/3) malam dari Moskow. Menurut salah satu situs pelacak penerbangan, pesawat yang memiliki nomor ekor LX-RAY, lepas landas pada Senin menuju Istanbul.

Israel telah memberlakukan pembatasan pada jet pribadi sejak invasi Rusia ke Ukraina yang tidak memungkinkan pesawat untuk tetap berada di darat selama lebih dari 24 jam. Abramovich tak luput dari sanksi tersebut karena ia diduga memasok baja ke militer Rusia untuk memproduksi tank melalui perusahaan baja yang dia kendalikan, Evraz plc.

Abramovich, yang juga memegang kewarganegaraan Israel dan Portugis, membantah memiliki hubungan dekat dengan presiden Rusia itu. Properti di Inggris miliknya termasuk sebuah rumah besar dengan 15 kamar tidur di Kensington Palace Gardens di pusat kota London yang dibeli seharga £ 90 (sekitar Rp1,67 triliun) juta pada tahun 2009.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!