Aksi Asian Hate tampaknya masih terjadi di Amerika Serikat. Seorang pria diduga kuat melakukan kekerasan pada seorang wanita tua hanya karena korban adalah orang Asia.
- Amelia Nur Fatimah
- Selasa, 15 Maret 2022 - 16:09 WIB
WowKeren - Aksi rasisme pada orang Asia kembali terjadi di Amerika Serikat. Hal itu terjadi pada seorang wanita berusia 67 tahun, mengenakan masker wajah putih dan jaket berkerudung gelap dan mendorong kereta belanja, memasuki ruang depan gedung apartemen di Yonkers, New York. Saat dia bergerak untuk membuka kunci pintu, seorang pria tiba-tiba muncul dari belakang dan memukul kepalanya dengan kepalangan tangan kanan.
Kekuatan pukulan itu menjatuhkan wanita itu ke tanah. Saat dia berbaring di sana, penyerangnya membungkuk dan memukulnya kembali berulang kali dengan kedua tangan selama satu menit berikutnya. Pria tersebut memukul wanita itu lebih dari 125 pukulan, menginjaknya tujuh kali dan meludahinya sebelum kemudian berjalan pergi.
Serangan yang tertangkap kamera keamanan tersebut terjadi setelah wanita yang merupakan keturunan Asia itu melewati si pria dalam perjalanannya ke dalam gedung. Pria itu kemudian menyebutnya anti-Asia, misoginis tapi wanita itu mengabaikannya. Hingga beberapa saat kemudian, pria itu menyerangnya dalam apa yang dikatakan para pejabat sebagai kekerasan yang didorong oleh bias anti-Asia.
Departemen Kepolisian Yonkers dan jaksa wilayah Westchester County pun mengumumkan bahwa Tammel Esco (42) dari Yonkers telah didakwa dengan percobaan pembunuhan dan penyerangan atas peristiwa itu pada Senin (14/3).
Esco sedang menunggu di luar gedung ketika polisi tiba pada hari Jumat sementara korban, berlumuran darah dan menggeliat kesakitan, terbaring di lantai. Sementara itu, korban menderita patah tulang di wajah, pendarahan otak serta banyak luka dan memar di kepala dan wajahnya. Dia dirawat di rumah sakit dalam kondisi stabil Senin, kata pejabat polisi Yonkers.
“Ini adalah salah satu serangan paling mengerikan yang pernah saya lihat. Mengalahkan wanita yang tidak berdaya itu tercela, dan menargetkannya karena rasnya membuatnya lebih buruk,” pungkas John J. Mueller, komisaris polisi Yonkers, dalam sebuah pernyataan.
Saat ini, Esco ditahan tanpa jaminan di penjara Westchester County. Catatan pengadilan online menunjukkan bahwa dia diwakili oleh Lembaga Bantuan Hukum.
(wk/amel)