Pertemuan tersebut berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pembicaraan tersebut, ada sejumlah hal yang dibahas dalam menjalin kerja sama antarnegara Indonesia dengan Mesir.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Jumat, 18 Maret 2022 - 17:44 WIB
WowKeren - Pada Jumat (18/3) hari ini, Presiden Joko Widodo diketahui menerima kunjungan kehormatan dari delegasi Republik Arab Mesir yakni Menteri Luar Negeri (Menlu) Mesir, Sameh Shoukry di Istana Merdeka, Jakarta. Dalam pertemuan ini, tentu saja ada sejumlah hal yang diperbincangkan.
Menlu RI Retno Marsudi mengatakan bahwa dalam pembicaraan tersebut, Jokowi dan delegasi Mesir membahas sejumlah hal, di antaranya adalah upaya untuk meningkatkan kerja sama ekonomi, termasuk perdagangan dan investasi. Untuk di bidang perdagangan, Retno menilai angkanya cukup bagus, bahkan di tengah pandemi pun.
Kata Retno, hal tersebut bisa dilihat dari perdagangan kedua negara yang mengalami kenaikan 57,6 persen dan mencapai USD1,86 miliar atau setara Rp26,6 triliun. Dengan tren yang semakin naik itu, maka kedua belah pihak optimis bahwa ke depannya akan terus bisa meningkatkan kerja sama perdagangan.
"Tadi Bapak Presiden juga menyampaikan pentingnya kedua belah pihak untuk terus bekerja bersama meningkatkan investasi di kedua negara," ujar Retno dalam keterangan resmi, Jumat (18/3).
Lebih lanjut, Retno mengatakan bahwa Jokowi juga menyampaikan mengenai masalah kerja sama di bidang pendidikan. Jokowi menitipkan kepada pemerintah Mesir terkait dengan mahasiswa Indonesia yang jumlahnya sangat banyak belajar di negara tersebut.
Retno mengungkapkan bahwa Jokowi juga meminta untuk akses yang lebih luas, termasuk untuk bidang pelayanan kesehatan bagi para mahasiswa Indonesia. Selain itu, Menlu Mesir juga menyampaikan apresiasinya terhadap kepemimpinan Indonesia, terutama di antara negara-negara berkembang.
Selain itu, pada pertemuan tersebut, kedua negara tersebut juga menandatangani nota kesepakatan (MoU) mengenai Pembentukan Komisi Bersama untuk memperkuat kerja sama bilateral kedua pihak di berbagai bidang. Adapun salah satu potensi kerja sama kedua negara di masa depan adalah promosi Indonesia di Mesir dengan pembentukan jurusan bahasa Indonesia di Universitas Al Azhar.
"Bahasa Indonesia saat ini ditawarkan sebagai kursus bahasa kedua di Fakultas Bahasa dan Terjemahan Universitas Al Azhar," papar Retno. "Kami berharap dapat mendirikan Jurusan Bahasa Indonesia dalam waktu dekat."
Sementara itu, delegasi Mesir juga menyampaikan undangan dari Presiden Mesir, Abdel Fattah El-Sisi kepada Jokowi untuk menghadiri KTT Perubahan Iklim atau COP27. Adapun acara ini akan dilaksanakan di Mesir pada November mendatang.
(wk/tiar)