Mawar AFI tak bisa memenuhi panggilan polisi terkait laporan pencemaran nama baik yang dilayangkan pengacara mantan suaminya. Penyebabnya lantaran Mawar baru saja menjalani operasi.
- Marina Larasati
- Rabu, 23 Maret 2022 - 14:04 WIB
WowKeren - Pada hari ini, Rabu (23/3), Mawar AFI seharusnya memenuhi panggilan Polres Depok terkait kasus pencemaran nama baik yang dilaporkan oleh kuasa hukum Steno Ricardo, Marganda H Hutagalung. Namun karena Mawar sedang dalam pemulihan pasca operasi, ia berhalangan hadir.
"Mawar sudah mendapatkan surat panggilan dari Polres Depok untuk diperiksa sebagai saksi terlapor terkait UU informasi transaksi elektronik," ujar Zakir Rasyidin selaku kuasa hukum Mawar, saat ditemui di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Selasa (22/3) malam.
Zakir mengatakan bahwa pihaknya telah memberitahukan terkait absennya Mawar AFI pada pihak kepolisian. "Tadi kami sudah menyampaikan ke Polres Depok untuk meminta penundaan pemeriksaan karena Mawar saat ini belum siap untuk diperiksa karena dia dalam proses pemulihan karena dia baru saja dioperasi," sambungnya.
Pengacara Mawar pun minta jadwal penyidikan diundur sampai kondisi kliennya membaik. "Karena itu tadi kami sudah meminta waktu kepada penyidik Polres Depok agar kiranya pemeriksaan itu bisa dimundurkan sampai dengan Mawar pulih dari operasinya," tutur Zakir.
Diketahui, Mawar AFI rupanya baru saja melakukan tindak operasi rahang wajah. Lantaran kondisinya itu, Mawar tidak bisa berbicara dengan lancar.
"Jadi rahang wajah sebelah kanannya ini ada pergeseran, dia bergeser dan membuat dia tidak nyaman pada saat berbicara, pada saat dia tidur, saat beraktivitas, sehingga dia melakukan operasi rahang pipi sebelah kanan," jelas Zakir.
Dilihat dari akun Instagram pribadinya, Mawar AFI juga sempat memposting sebuah unggahan yang mengatakan bahwa dirinya tidak bisa hadir dalam panggilan polisi hari ini. Dalam unggahannya, Mawar menyebut jika panggilan itu terkait gugatan hak asuk anak yang dilayangkan mantan suaminya, Steno Ricardo.
"Hari ini tim kuasa hukum saya hendak menghadiri panggilan mengenai gugatan hak asuh anak yang dilayangkan oleh papanya anak2," papar Mawar.
Mawar meminta doa agar hak asuh atas ketiga anaknya tetap berada di tangannya. Mawar tak bisa membayangkan jika ia harus dipisahkan dengan anak-anaknya.
"Saya memohon doanya agar proses berjalan lancar dan semoga diberikan hasil seadil2nya," lanjutnya. "Semoga anak2 tetap berada di bawah pengasuhan dan perwalian saya sbg ibu kandungnya. Mohon doanya semua."
(wk/lara)