Jadi sahabat sekaligus guru spiritual, Gus Miftah ungkap soal rencana Deddy Corbuzier yang ingin berangkat Haji namun langsung berikan wanti-wanti tegas soal ini.
- Septi Fatmawati
- Selasa, 05 April 2022 - 16:27 WIB
WowKeren - Deddy Corbuzier merupakan salah satu artis Tanah Air yang memilih untuk pindah keyakinan dan memeluk agama Islam. Deddy diketahui menjadi mualaf sejak tahun 2019 lalu. Dengan kata lain, kali ini menjadi tahun ketiga Deddy untuk menjalankan kewajibannya sebagai seorang Muslim berpuasa di bulan suci Ramadan.
Perjalanan Deddy Corbuzier dalam menjalani kehidupannya setelah memeluk agama Islam kerap memancing rasa penasaran dan keingintahuan tersendiri di hati publik. Hal ini pun kerap dibagikan dalam cerita oleh sang guru spiritual sekaligus sosok yang menuntunnya membaca dua kalimat syahadat, siapa lagi kalau bukan Gus Miftah.
Bahkan kepada Gus Miftah pula Deddy Corbuzier sudah mengungkapkan keinginannya untuk pergi menjalankan ibadah Haji. Fakta itu diungkap langsung oleh Gus Miftah kepada rekan media seperti dalam tayangan Official NitNot.
Gus Miftah membenarkan bahwa Deddy Corbuzier sudah memiliki rencana untuk beribadah Haji. “Rencana Haji,” ungkap Gus Miftah.
Namun menariknya pada kesempatan yang sama Gus miftah mengungkapkan soal wanti-wanti yang sudah diberikan oleh Deddy Corbuzier. Satu syarat tegas ayah Azka sebelum berangkat Haji adalah ia tak ingin ibadahnya didanai oleh orang lain alias endorse.
“Deddy itu mau haji, mau umroh, dia nggak mau di-endorse. 'Malu ibadah aja dibayarin orang', dia (Deddy) bilang gitu. Dia udah wanti-wanti itu,” ungkap pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman ini.
Gus Miftah tak memungkiri ada banyak pihak yang menawarkan ibadah Haji kepada Gus Miftah bareng dengan Deddy Corbuzier. Ia pun berharap rencana ibadah Haji dengan sahabatnya tersebut bisa segera terlaksana.
Sementara itu mengenai berangkat Haji dengan di-endorse, Gus Miftah menyebut bahwa itu bukanlah sesuatu hal yang salah termasuk soal membuat konten selama di sana. Satu pesannya tak lain adalah agar tak bersikap berlebihan.
“Pesen saya: jangan berlebih-lebihan. Kalo semuanya dikontenin gak bagus. Kalau dikontenin untuk mengedukasi yang belum haji kan baik-baik saja,” tandasnya.
(wk/sept)