Nadzira Shafa istri mendiang Ameer Azzikra putra kedua ustaz Arifin Ilham kenang kebaikan dan kebiasaan hangat sang suami. Sambil menangis, Nadzira mengungkap cerita pilu ini.
- Sisilia Rizky Azalea
- Sabtu, 09 April 2022 - 21:07 WIB
WowKeren - Nadzira Shafa istri mendiang putra kedua ustaz Arifin Ilham, Ameer Azzikra kembali mengenang kebaikan sang suami. Seperti yang diketahui, Ameer telah meninggal dunia pada November 2021 lalu.
Meski usia pernikahan masih dini, Nadzira Shafa mengungkap sosok Ameer adalah suami yang baik. Nadzira pun tak dapat melupakan cara Ameer membimbingnya. Ia menyebut sang suami selalu membimbingnya dengan penuh kasih.
"Cara beliau membimbing aku itu penuh dengan kasih. Beliau mencontohkan pelan-pelan mangkanya aku bisa menjalaninya dengan hati," kata Nadzira Shafa saat menjadi bintang tamu "Pagi Pagi Ambyar" Trans TV.
Nadzira menyebut mendiang sang suami selalu membimbingnya dengan cara yang mulia. Karena itu, Nadzira dapat menjalaninya dengan sepenuh hati. Ia mengenang sosok Ameer yang tak pernah memaksanya untuk melakukan segala sesuatu.
"Ada orang yang mungkin memerintah 'ayo dek salat, ayo ini ayo ini' tapi bang Ameer gak gitu. Dia mencontohkan dulu. Dia dulu yang melakukan itu," kenang Nadzira. "Kan aku melihat nanti setelah aku ikutin, beliau memuji aku 'wah Alhamdulillah adek ngikutin abang salat sunah sekarang, pinter'.
Nadzira sebagai istri pun mengaku sangat bahagia setiap kali Ameer memberikan pujian padanya. Ia bersaksi bahwa Ameer Azzikra adalah sosok suami, imam dan pria yang baik.
"Kayak jadinya kita sebagai perempuan kalau dipuji seneng ya kak. Mangkanya banyak orang bilang, ini kisahnya bener gak sih dzir 'Bang Ameer sebaik itu gak sih?', iya." ujar Nadzira.
Nadzira mengaku mencintai sang suami meski Ameer memiliki banyak kekurangan. Karena itu, Nadzira tak mudah melupakan cinta dan kebaikan yang telah diberikan Ameer kepadanya.
"Bang Ameer itu banyak kurangnya. Tapi karena kebaikannya aku mencintai kurangnya," pungkas Nadzira. "Gak ada manusia yang sempurna. Tapi aku menciptakan kekurangannya itu menjadikan sebuah hal yang indah."
(wk/Sisi)