India 'Hukum' Pasangan Birokrat yang Diduga Tutup Stadion Demi Ajak Anjing Jalan-Jalan
Unsplash/Clarence E. Hsu
Nasional

Sebelumnya, muncul laporan media yang mengatakan bahwa para atlet di Stadion Thyagraj harus segera pergi pada sore hari hanya supaya seorang birokrat tinggi di pemerintah negara bagian Delhi dapat mengajak anjingnya berjalan-jalan.

WowKeren - Pemerintah India "menghukum" pasangan birokrat yang diduga telah menutup sebuah stadion olahraga lebih awal demi mengajak anjing mereka berjalan-jalan. Pasangan tersebut dimutasi ke ke ujung yang berlawanan di negara itu.

Pada Kamis (26/5), Kementerian Dalam Negeri India memindahkan seorang birokrat tinggi di pemerintah negara bagian Delhi bernama Sanjeev Khirwar ke Ladakh di Kashmir. Sedangkan istrinya, Rink Dugaa, yang menjabat sebagai sekretaris pemerintah negara bagian Delhi dimutasi ke negara bagian Arunachal Pradesh di timur laut yang jauh.

Terletak di ujung timur dan barat pegunungan Himalaya, penempatan baru pasangan birokrat itu berjarak sekitar 3.200 kilometer. Pemindahan birokrat di India semacam itu sering kali dilakukan menyusul tuduhan pelanggaran dan dinilai sebagai "penempatan hukuman".

Perintah Kemendagri India ini datang usai media sosial dihebohkan oleh laporan surat kabar The Indian Express. Media tersebut mengatakan bahwa para atlet dan pelatih di Stadion Thyagraj di ibu kota India harus segera pergi pada sore hari hanya supaya Khirwar dapat mengajak anjingnya berjalan-jalan.


Laporan tersebut juga memuat foto Khirwar dan Dugga yang sedang berjalan-jalan dengan anjing mereka di jalur stadion. Surat kabar itu mengutip Khirwar yang mengatakan dia "kadang-kadang" membawa hewan peliharaannya berjalan-jalan di stadion, tetapi membantah bahwa itu mengganggu rutinitas latihan para atlet.

"Saya tidak akan pernah meminta seorang atlet untuk meninggalkan stadion milik mereka," katanya seperti dikutip surat kabar itu. "Bahkan jika saya berkunjung, saya pergi setelah stadion seharusnya ditutup."

Laporan Indian Express tersebut lantas memicu reaksi keras dari para pemimpin politik dan pengguna media sosial. "Apa penyalahgunaan kekuasaan yang aneh ini di mana para atlet dipaksa untuk menyelesaikan pelatihan mereka lebih awal karena seorang petugas pemerintah harus berjalan-jalan dengan anjingnya. Menyedihkan!" tulis Gaurav Pandhi, anggota partai oposisi utama Kongres, di Twitter.

Sementara itu, Wakil Kepala Menteri Delhi mengatakan bahwak pihak otoritas telah memerintahkan semua fasilitas olahraga di kota itu untuk tetap terbuka bagi para atlet hingga pukul 10 malam. Diketahui, Stadion Thyagraj dibangun untuk Pesta Olahraga Persemakmuran 2010 dan menghabiskan beberapa miliar dolar. Sebagian besar tempat pertandingan masih beroperasi dan pemerintah menghabiskan banyak uang untuk pemeliharaannya.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait