Fenomena catcalling masih marak dialami masyarakat terutama para wanita. Berikut pengertian, sejarah dan fakta menarik lainnya tentang fenomena Catcalling.
- May 31, 2022
WowKeren - Sebagian orang menilai bahwa perilaku catcalling muncul karena penampilan calon korban yang tampak seksi dan menggoda. Namun, Komisioner Komnas Perempuan Rainy Hutabarat dengan tegas membantahnya.
Rainy mengatakan faktor utama terjadinya catcalling karena kultur pelaku pelecehan. Pasalnya, banyak juga perempuan berpakaian tertutup yang masih menjadi korban catcalling. Menurut Rainy, fenomena catcalling tidak bisa dibenarkan atau dibiarkan. Catcalling bukanlah bentuk pujian atau candaan melainkan pelecehan yang meresahkan korban.
"Tubuh perempuan dipandang sebagai tubuh seksual yang membuat laki-laki tergoda. Jadi (yang disalahkan) bukan pelaku yang mengenakan lensa patriarkis dalam memandang perempuan. Segala bentuk pelecehan seksual tak boleh dibiarkan, apalagi atas nama perbuatan iseng, bila kita ingin membangun masyarakat tanpa kekerasan," kata Rainy.
(wk/Sisi)