Ferrari Targetkan Produksi Mobil Listrik dan Hibrida Capai 80 Persen di Tahun 2030
pixabay.com/Ilustrasi
Dunia

Rencana untuk rentang waktu tahun 2022-2026 akan didorong oleh peluncuran produk baru, termasuk mobil listrik 100 persen pertama Ferrari, yang akan diluncurkan pada 2025.

WowKeren - Semakin banyak produsen mobil yang berlomba-lomba untuk memproduksi kendaraan ramah lingkungan. Seiring dengan makin meluasnya ancaman dampak negatif yang ditimbulkan oleh polusi bahan bakar bakar fosil, kampanye untuk menggunakan mobil listrik juga kian kencang.

Pada Kamis (16/6) perusahaan mobil asal Italia Ferrrari mengumumkan rencananya untuk mengubah 80 persen produksinya menjadi mobil listrik atau hibrida pada tahun 2030. Langkah itu merupakan perubahan besar untuk merek ikonik yang terkenal dengan mesin pembakarannya yang bertenaga.

Kepala eksekutif baru Benedetto Vigna mengatakan jika elektrifikasi adalah cara untuk meningkatkan kinerja. Rencana strategis itu akan memiliki rentang waktu selama empat tahun. Rencana 2022-2026 akan didorong oleh peluncuran produk baru, termasuk mobil listrik 100 persen pertama Ferrari, yang akan diluncurkan pada 2025. Direktur komersial Enrico Galliera berjanji bahwa peralihan itu tidak akan mengurangi kinerja mobilnya.

"Mobil listrik pertama Ferrari akan berupa 100 persen mobil sport," kata direktur kepada AFP. "Kami akan mengembangkan mobil listrik yang akan menghadirkan emosi yang sama seperti saat Anda mengendarai Ferrari (tradisional)."


Produsen mobil mewah Italia berencana untuk memperluas pabrik di Maranello dan membuat lini produksi ketiga untuk kendaraan hibrida dan listrik. Menurut rencana tersebut, sekitar 60 persen dari produksinya akan berupa mobil listrik sepenuhnya atau hibrida pada tahun 2026 nanti. Lalu pada tahun 2030 akan ditingkatkan menjadi 80 persen.

Produk baru lainnya yang akan datang termasuk SUV pertama Ferrari, Purosangue (Thoroughbred), yang akan diluncurkan pada bulan September, dengan pengiriman mulai tahun 2023. Vigan mengatakan 15 peluncuran baru lainnya diharapkan dapat terealisasi antara tahun 2023 dan 2026.

Meski tidak memberikan keterangan rinci mengenai Purosangue barunya, Vigna mengatakan, "Saya yakin itu akan melebihi semua harapan."

Ferrari telah memecahkan rekor hasil pada tahun 2021, dengan memproduksi 11.155 mobil. Jumlah ini naik sebesar 22,3 persen dan menghasilkan pendapatan 4,3 miliar euro (naik 23,4 persen). Sehingga untuk ke depannya, perusahaan tak ragu untuk memasang target yang ambisius yakni 6,7 miliar euro untuk tahun 2026.

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait