Sekitar 50 sukarelawan, termasuk staf Cathay Pacific dan mitra agen perdagangan, menanam 999 pohon muda. Adapun tujuan dari aksi ini adalah untuk mewujudkan netralitas karbon.
- Zodiak Yanuarita
- Selasa, 21 Juni 2022 - 16:46 WIB
WowKeren - Maskapai penerbangan asal Hong Kong Cathay Pacific telah menanam pohon bakau di Hutan Mangrove Khlong Khon di Samut Songkram, Thailand. Jumlah angka yang dipilih pun juga unik, 999.
Langkah itu diambil sebagai bagian dari inisiatif "Satu Tiket Satu Pohon" yang diluncurkan oleh maskapai tahun lalu. Sesuai namanya, maskapai berkomitmen untuk menanam 1 pohon untuk setiap tiket pesawat yang dibeli dalam periode satu bulan.
Sekitar 50 sukarelawan, termasuk staf Cathay Pacific dan mitra agen perdagangan, menanam 999 pohon muda minggu lalu. Adapun tujuan dari aksi ini adalah untuk mewujudkan netralitas karbon.
Dengan menanam pohon, maskapai berharap untuk memerangi setidaknya sebagian dari karbon yang dikeluarkan maskapai ke atmosfer dengan armada 186 pesawatnya. Maskapai ini telah berkomitmen untuk emisi karbon nol bersih pada tahun 2050, berharap untuk mencapai apa yang disebut "penerbangan yang lebih hijau."
Situs web maskapai mengatakan bahwa mereka adalah salah satu maskapai pertama di Asia yang menetapkan garis waktu untuk mewujudkan netralitas karbon. Keri Lui, Country Manager Cathay Pacific untuk Thailand dan Myanmar mengatakan bahwa itu merupakan suatu kehormatan untuk bisa berkontribusi dalam restorasi mangrove Thailand. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada para pelanggan setia yang mendukung inisiatif tersebut dan menggunakan layanan Cathay Pacific.
"Dalam hal menyelamatkan lingkungan, setiap upaya penting dan kami sangat bangga menjadi yang terdepan untuk masa depan yang berkelanjutan," katanya. "Sambil memberikan kembali kepada masyarakat yang kami layani pada saat yang sama."
Ketua Pusat Hutan Mangrove Klong Khon, yang turut hadir dalam acara penamaan pohon, mengaku senang bekerja sama dengan maskapai tersebut untuk upaya pelestarian dan pemulihan hutan bakau. Hutan bakau selain mampu menyerap karbondioksida, juga menghasilkan oksigen serta merupakan mekanisme pertahanan tsunami yang penting.
"Hutan-hutan ini memainkan peran penting dalam perlindungan garis pantai dan penghilangan karbon," ujarnya. "Sehingga setiap pohon yang ditanam akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat lokal dan ekosistem kita, baik sekarang maupun untuk generasi mendatang."
(wk/zodi)