Ahli paleontologi mengatakan bahwa temuan bayi mammoth berbulu di Kanada adalah 'salah satu mumi hewan zaman es paling luar biasa yang pernah ditemukan di dunia'.
- Amelia Nur Fatimah
- Senin, 27 Juni 2022 - 16:31 WIB
WowKeren - Penemuan langka hewan purba ditemukan secara tak sengaja. Seorang penambang di tambang emas Klondike di ujung utara Kanada telah membuat penemuan langka. Ia menggali sisa-sisa mumi bayi mammoth berbulu yang hampir lengkap.
Anggota First Nation Tr'ondek Hwech'in setempat kemudian menamai mumi anak mammoth itu Nun cho ga. Yang memiliki arti "bayi hewan besar".
Ahli paleontologi Grant Zazula mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu bahwa bayi mammoth itu, yang mempertahankan kulit dan rambutnya, "sangat cantik dan salah satu mumi hewan zaman es paling luar biasa yang pernah ditemukan di dunia". Ahli itu juga mengatakan "Saya senang bisa mengenalnya lebih jauh".
Diketahui bahwa sisa-sisa jasad bayi mammoth itu ditemukan pada Selasa (21/6) lalu selama penggalian melalui permafrost selatan Kota Dawson di wilayah Yukon Kanada, yang berbatasan dengan negara bagian Alaska, AS.
Hewan itu diyakini betina dan mati selama zaman es, lebih dari 30.000 tahun yang lalu. Di mana pada masa itu mammoth berbulu berkeliaran di wilayah tersebut bersama kuda liar, singa gua, dan bison stepa raksasa.
Zazula mengatakan kepada penyiar CBC bahwa Nun cho ga mungkin berusia sekitar satu bulan ketika dia mati. Kemungkinan besar, Nun cho ga mati setelah terjebak dalam lumpur.
Penemuan kali ini menandai mumi mammoth wol pertama yang hampir lengkap dan terawetkan dengan baik yang ditemukan di Amerika Utara. Sementara sebelumnya, seekor anak mammoth raksasa bernama Effie ditemukan pada tahun 1948 di sebuah tambang emas di pedalaman Alaska.
Lalu, seorang bayi mammoth berbulu mumi berusia 42 ribu tahun juga ditemukan di Siberia pada 2007. Bayi mammoth itu kemudian dikenal sebagai Lyuba. Nun cho ga dan Lyuba kira-kira memiliki ukuran yang sama, menurut pemerintah Yukon.
Disebutkan bahwa Yukon memiliki "catatan fosil hewan Zaman Es yang terkenal di dunia. Namun sisa-sisa mumi dengan kulit dan rambut jarang ditemukan".
(wk/amel)