Dalam artikel kali ini, tim redaksi WowKeren akan mengulas tentang apa itu Quiet Quitting, apa penyebab serta bagaimana dampaknya pada kesehatan mental. Penasaran?
- Sep 15, 2022
WowKeren - Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, tren quiet quitting bertujuan untuk mencapai work life balance. Mereka yang menerapkan prinsip ini tidak akan terlalu larut dalam pekerjaannya, sehingga mereka bisa terhindar dari stres dan kesehatan mentalnya lebih terjaga.
Saat kesehatan mental terjaga, kualitas hidup seseorang juga akan meningkat sebab mereka akhirnya memiliki waktu santai untuk kehidupan pribadinya. Mereka pun dapat bekerja dengan lebih efektif karena waktu yang dimilikinya benar-benar digunakan untuk menyelesaikan tugas yang diberikan, bukan pekerjaan lain di luar tanggung jawabnya.
Selain itu, seseorang yang menerapkan quiet quitting juga cenderung lebih bisa menjaga pola hidup sehat agar terhindar dari berbagai macam penyakit. Hal ini berbanding terbalik dengan workaholic yang suka mengabaikan kesehatan karena terlalu sibuk bekerja.
Menerapkan prinsip quiet quitting memang tidak salah. Namun ada baiknya untuk tetap memenuhi tanggung jawab dan tugas yang diberikan kepadamu dengan sebaik mungkin. Sebab kesempatan untuk naik jabatan bisa hilang jika kinerjamu begitu-begitu saja.
Nah itu dia penjelasan tentang quiet quitting beserta penyebab dan dampaknya bagi para pekerja. Dalam artikel berikutnya, WowKeren akan menunjukkan beberapa menerapkan quiet quitting dengan tepat. Stay tune ya.
(wk/eval)