Trailer Film 'Inang' Dirilis, Naysila Mirdad Beradu Akting Dengan Dimas Anggara
Instagram/filminang
Film

Naysila Mirdad dan Dimas Anggara akan beradu akting dalam film horor berjudul 'Inang' garapan sutradara Fajar Nugros. Film ini juga baru saja merilis Official Trailer-nya.

WowKeren - Dunia perfilman Indonesia kembali meluncurkan film bergenre horor. Kali ini, film berjudul "Inang" akan menghantui seluruh bioskop Indonesia pada 13 Oktober 2022 mendatang.

Film "Inang" itu dibintangi oleh aktor dan aktris kenamaan Indonesia di antaranya Naysila Mirdad dan Dimas Anggara. Film ini sendiri diketahui mengangkat salah satu mitos di Jawa mengenai kehamilan dan kelahiran.

Di sampiing itu, film "Inang" juga baru saja merilis Official Trailer-nya di YouTube. Dalam trailer tersebut, menunjukkan Naysila Mirdad yang berperan sebagai Wulan, wanita yang tengah hamil.

Dalam trailer tersebut, menyebutkan bahwa anak yang lahir pada hari "Rabu-Wekasan" harus diruwat. Hal ini dilakukan untuk menghentikan keburukan di hari tersebut.


Adapun film "Inang" itu sendiri merupakan film yang menawarkan pelajaran seputar kehamilan perempuan dan kaitannya dengan kepercayaan serta tradisi Jawa. Kemudian, film ini juga berpusat pada tokoh Wulan yang merupakan seorang karyawan supermarket biasa.

Pada awalnya, hidup Wulan berjalan dengan apa adanya. Namun konflik mulai bermunculan ketikan Wulan mengetahui bahwa dirinya tengah hamil di luar rencana. Maka dari itu, ia pun bertemu dengan keluarga yang bersedia mengadopsi bayinya kelak yakni keluarga Santoso.

Namun keanehan demi keanehan pun muncul dan dirasakan Wulan saat ia tinggal bersama keluarga tersebut. Selain dibintangi Naysila Mirdad dan Dimas Anggara, film ini juga menghadirkan bintang lainnya yakni Lydia Kandou, Rukman Rosadi, Rania Putrisari, Totos Rasiti, Pritt Timothy, Emil Kusumo, dan masih banyak lagi.

Sebagai informasi, film "Inang" disutradarai oleh Fajar Nugros. Fajar pun membeberkan alasannya mengangkat mitos "Rabu Wekasan" pada film "Inang". Adapun alasannya adalah dikarenakan semasa kecil, ia tinggal di Yogyakarta.

"Soal mitos Rabu Wekasan itu, ini latar belakangnya karena dulu saya kecil di Jogja, dan Jogja sangat lekat dengan beberapa waktu sekali selalu ada selametan supaya kita selamat," ujar Fajar dalam keterangannya di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Rabu (14/9). "Melakukan ritual-ritual tertentu, itu untuk kita yang tidak lahir di hari sial."

Kemudian, Fajar mengaku berpikir bagaimana dengan selametan yang dilakukan untuk orang-orang yang lahir di hari yang sial itu. Akhirnya, ia pun berpikir yang paling ditakuti oleh orangtuanya dan orang sekitar adalah "Rebo Wekasan" yakni Rabu terakhir di bulan Safar.

(wk/tiar)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait