Kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang menimpa Jessica Iskandar mulai menemukan titik terang. Sejumlah poin-poin perdamaian pun telah diberikan. Wah, apa saja?
- Diah Candra Trisanti
- Rabu, 02 November 2022 - 19:53 WIB
WowKeren - Kasus dugaan penipuan dan penggelapan dengan modus peminjaman mobil yang menimpa Jessica Iskandar tampaknya mulai menemukan titik terang. Christopher Steffanus Budianto alias Steven mengaku bersedia untuk mengembalikan uang dan mobil Jedar.
Syaratnya, Jedar harus mencabut laporannya di Polda Metro Jaya. Sejumlah poin-poin perdamaian pun telah diberikan oleh Steven. Hal ini disampaikan langsung oleh kuasa hukum Steven, Togar Situmorang dalam agenda sidang mediasi yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu (2/11).
"Tadi kami sampaikan bahwa keinginan kami mencari yang terbaik agar permasalahan selesai," kata Togar saat ditemui usai sidang. "Masalah PN Jaksel saja termasuk pihak tergugat kami harapkan mencabut laporan di Polda Metro Jaya."
Poin penawaran pertama adalah Steven bersedia mengembalikan dua unit mobil Alphard serta Mini Cooper jika memang Jedar dapat membuktikan kepemilikannya melalui surat-surat. Selain itu, istri Vincent Verhaag itu juga akan mendapatkan sejumlah uang senilai USD 3000 guna tercapainya perdamaian.
"Kami sudah menawarkan tadi yaitu bagian dari perdamaian tadi atau mediasi tadi terkait pengembalian yaitu berupa unit kalau memang dikatakan kalau itu miliknya dia, yaitu mobil Alphard kalau betul miliknya dia, yang kedua sama mobil Mini Cooper tapi nanti kita lihat dulu surat-suratnya," jelas Togar.
"Kemudian, terkait ada dana sekitar berapa US gitu yang 3000 USD. Itu yang akan kami sampaikan untuk sidang besok, kita list, itulah niat kita sebagai penggugat," lanjut Togar. "Kita sampaikan secara resmi resmi depan persidangan tidak lagi di depan orang biasa tapi di depan hakim apa saja poin yang kita inginkan apabila mau dimediasi."
Di sisi lain, pihak Jedar dan Vincent mengaku kecewa. Pasalnya, Steven tidak menampakkan batang hidungnya saat sidang. Namun Togar mengungkap bahwa Steven dan Vincent sejatinya telah menjalin komunikasi.
"Berkali-kali daripada tergugat yaitu pak Vincent ingin jumpai dengan klien kami, sedangkan mereka berteman bisa telepon-telponan. Mereka sudah bicara dan sudah diiyakan dan mudah-mudahan Puji Tuhan Pak Vincent sudah sampaikan di ruang mediasi betul sudah berkomunikasi," tandas Togar.
(wk/diah)