Kasus dugaan penipuan yang menimpa Jessica Iskandar hingga kini belum juga menemui titik terang. Bahkan, menurut Jessica, setelah 8 bulan sejak pelaporan, kasusnya tak juga ada progres.
- Tiara Yola Ade Ramadhanti
- Selasa, 10 Januari 2023 - 11:43 WIB
WowKeren - Kasus dugaan penipuan yang dialami Jessica Iskandar hingga saat ini belum juga selesai. Bahkan kini, setelah 8 bulan kasus tersebut berlangsung, belum juga ada perkembangan lebih lanjut, hingga akhirnya membuat Jessica menuliskan pesan untuk Presiden Joko Widodo.
Mengingat Jessica mengalami kerugian hingga Rp10 miliar, maka tak heran bila ia sampai membuat surat terbuka lantaran kasus dugaan penipuan yang dialaminya tak kunjung menemukan titik terang. Surat terbuka yang ditujukan kepada Presiden itu ditulis Jessica dan diunggah melalui Instagram Story di akun pribadinya, @iniijedar.
"YANG TERHORMAT BAPAK PRESIDEN. AKU MAU CURHAT SEDIKIT. MENJADI KORBAN PENIPUAN 10 MILYAR DI INDONESIA BUTUH BANYAK BIAYA DAN PROSES YANG BERAT. AKU JADI BERTANYA APAKAH HUKUM DI INDONESIA MASIH BISA MENJADI PANGLIMA TERTINGGI SEPERTI KATA BAPAK PRESIDEN?," bunyi surat terbuka Jessica, dilihat Selasa (10/1).
Dalam surat tersebut, Jessica juga mengaku ia sudah lelah dengan kasus dugaan penipuan yang dialaminya tak kunjung selesai. "SEKARANG AKU SUDAH LELAH DAN PUTUS ASA. SUDAH MAU DELAPAN BULAN SEJAK LAPORAN POLISI YANG AKU BUAT. TIDAK ADA PROGRES YANG JELAS," lanjut Jessica.
Perempuan yang akrab disapa Jedar itu lantas mempertanyakan apakah uang senilai Rp10 miliar itu harus direlakannya. "APAKAH AKU HARUS IKHLAS UANGKU LUDES DIBAWA LARI ORANG BEGITU SAJA? BAGAIMANA NASIB ORANG YG TIDAK PUNYA. YANG MEMPERJUANGKAN HAK HUKUMNYA DI INDONESIA?" tutup Jedar.
Sebagai pengingat, Jedar sendiri sebelumnya telah membuat laporan atas dugaan tindak penipuan sejak Juni 2022 lalu. Atas penipuan yang dialami olehnya, ia mengaku mengalami kerugian sebesar Rp9,8 miliar. Tak cuma itu, hingga kini, 11 mobil mewah miliknya juga tak diketahui di mana keberadaannya.
Jedar melaporkan rekan bisnisnya sendiri yakni Christopher Stefanus Budianto alias Steven atas dugaan penipuan tersebut. Gara-gara kerugian itu, Jedar mengaku sampai mengalami kesulitan membayar cicilan KPR rumahnya bahkan nunggak hingga 3 bulan. Namun kekinian, Jedar pindah ke rumah baru yang sudah dibangun oleh suaminya, Vincent Verhaag.
(wk/tiar)