Meninggalnya Chef Haryo Pramoe secara tiba-tiba menyisakan duka mendalam bagi keluarga. Istri dari Chef Haryo, Josephine Imelda, mengungkap keinginan terakhir sang suami sebelum meninggal dunia.
- Ria Susilo Wardhani
- Jumat, 22 Desember 2023 - 09:37 WIB
WowKeren - Istri Chef Haryo Pramoe, Josephine Imelda, buka suara atas meninggalnya sang suami pada 21 Desember. Menurut Josephine alias Imelda, chef yang menuai popularitas lewat sejumlah acara memasak di TV tersebut punya keinginan terakhir sebelum meninggal.
Rupanya, Haryo yang dikenal baik dan perhatian itu sempat berniat bertemu sang mertua yang sedang sakit. Saat itu, Haryo benar-benar bersikeras ingin menjenguk ibu mertuanya itu meski Imelda merasa hal itu tak perlu.
"Dia kemarin (mau ketemu) mama saya, dia (ibu Imelda) kena stroke, dia mau ke rumah mama saya. Dia keukeuh mau ke rumah mama saya," kata Imelda di rumah duka kawasan Cibubur, Gunung Putri, Bogor, Kamis (21/12). "Saya bilang nggak usah, dia bilang, 'Nggak, ini tensi'."
Tak cuma itu, Haryo ternyata juga sempat meninggalkan pesan buat anak-anaknya. "Dia pesan ke anak-anaknya walaupun dia ditinggal, dia akan mendoakan dari belakang, 'Kamu (anak-anak) harus jadi pribadi yang baik'," kata Imelda.
Sebelumnya, Imelda juga mengungkap kronologi meninggalnya Haryo pada Kamis siang. Awalnya, Haryo yang punya riwayat penyakit jantung itu sempat mengeluh menggigil karena demam naik-turun. Kala itu, Imelda mengira sang suami hanya sakit biasa. Namun, kondisi chef berusia 48 tahun ini diduga drop hingga ia sempat jatuh. Kuat dugaan, Haryo meninggal tak lama setelah ia jatuh.
"Ya jadi Mas Haryo emang udah lama sakit jantung, hampir dua tahunan ini suka kambuh. Cuma dari kemarin itu dia merasa menggigil badannya. Mungkin itu karena dia terlalu kedinginan. Jadi dia berapa hari ini panasnya naik-turun. Kita kasih obat biasa saja. Tapi nggak ada indikasi dia sesak napas. Karena nggak bilang gitu. Biasanya kalau kejadian itu kita cepat lariin ke rumah sakit Harapan Kita," kata Imelda. "Akhirnya, pembantu telepon waktu saya lagi di kantor, 'Buk bapak menggigil lagi'. Terus saya bilang, 'Ya udah kasih obat aja'. Terus saya suruh anak saya beli obat, (ketika) pulang papanya udah jatuh. Nah terus dipanggil satpam, karena bapaknya berat kan badannya jadi dia minta tolong satpam. Begitu saya bilang balikin badannya, dia udah biru, saya udah tahu, itu udah nggak ada di situ."
Kini, keluarga pun bersiap untuk memakamkan Haryo. Menurut rencana, cucu dari Menteri Perekonomian di era Soekarno itu akan dimakamkan di TPU Cipenjo, Cileungsi, Bogor pada Jumat (22/12/2023) pagi.
(wk/riaw)