Beda Mahar Tiko Suami BCL dan Mendiang Ashraf Sinclair Disorot di Tengah Kasus Dugaan Penggelapan
Instagram/bcltiko
Selebriti

Tiko Aryawardhana sempat dikritik usai dipolisikan eks istri atas dugaan penggelapan. Di sisi lain, terkuak bukti cinta Tiko pada BCL lewat mahar pernikahan yang jumlahnya tak kalah dari mendiang Ashraf Sinclair.

WowKeren - Tiko Aryawardhana sempat dikritik netizen usai kabar dipolisikan eks istri, AW, atas dugaan penggelapan terkuak. Bersamaan dengan itu, terungkap bukti cinta Tiko pada sang istri, Bunga Citra Lestari, yang sebenarnya tak kalah dari mendiang Ashraf Sinclair.

Saat menikahi BCL pada Desember 2023, Tiko mempersembahkan bukti cintanya berupa mas kawin gak kaleng-kaleng. Mas kawin itu yakni 212 gram logam mulia seharga Rp240 juta yang nilainya lebih besar dibandingkan dengan mahar dari Ashraf saat menikahi BCL pada 2008 silam. Saat itu, Ashraf mempersembahkan anting berlian seberat 1,5 gram dengan harga Rp60 juta yang sudah lama diidam-idamkan oleh BCL.

Selain mahar, totalitas Tiko menggelar pernikahan juga tak kalah dari Ashraf.  Ashraf menggelar pernikahan dengan BCL di empat tempat yang berbeda, yakni di Masjid Al Bina Senayan Jakarta Pusat, Golden Ballroom Hotel Sultan Jakarta, The Saujana Kuala Lumpur Hotel, Subang dan Kelab Golf Perkhidmatan Awam (KGPA), Petaling Jaya, Selangor, Tiko melangsungkan pernikahan dengan BCL di resort mewah Amankila dengan harga kamar sekitar Rp25 juta per malam. Untuk tarif menyewa Amankila Bali sebagai lokasi pernikahan, Tiko diduga merogoh kocek di kisaran Rp500 juta hingga Rp 1,8 miliar. Cincin pernikahan Tiko dan BCL adalah Frank Fire 0,3 karat, berlian tengah dengan total 34 buah yang harganya diprediksi fantastis.


Sementara itu, Tiko saat ini masih menjadi saksi dalam kasus dugaan penggelapan. Pengacaranya, Irfan Aghasar,mengusulkan gelar perkara terbuka mengingat kasus ini sudah menjadi konsumsi publik.

"Jalan tengahnya kita audit bareng. Saya percaya dengan pihak kepolisian, prosesnya akan berjalan netral. Kami minta gelar perkara terbuka," kata Irfan dalam jumpa pers di Jakarta, 5 Juni. "Kita minta proses ini karena sudah jadi konsumsi publik. Perkara ini kita jangan sampai menzalimi. Ada persoalan yang seharusnya masih ranah perdata, kemudian dibawa ke ranah pidana. Saya minta media untuk mengawal kasus ini. Siapa yang punya itikad baik dan siapa yang tidak. Kita bikin lagi audit yang sifatnya independen, kita duduk bareng."

Terkait aliran dana, Irfan justru mempertanyakan alasan AW baru mengungkit soal ini. Ia juga sempat menyentil soal tabiat AW memblocking komunikasi sehingga Tiko sulit menjelaskan perihal urusan bisnis.

"Kalau misalnya terdapat uang yang dipakai untuk biaya hidup kan kita nggak tahu juga, apakah bisa jadi pidana? Kita kan nggak tahu misalnya tercampur. Ini harus kita konfirmasi, apakah Mas Tiko sudah pernah dikonfirmasi oleh auditor kalau memang ada aliran dana. Kalau sekarang itu dipermasalahkan kenapa dulu tidak dipermasalahkan, kan dulu suami istri, terbuka," seru Irfan. "Mas Tiko agak sulit berkomunikasi dengan mantan istri. Karena terjadi blocking. Jadi ketika mau menjelaskan ABCD segala macam, sulit juga. Kami minta jangan sampai ada penggiringan opini."

(wk/riaw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait