Riyuka Bunga mengunggah pesan pilu soal luka hati di tengah proses cerainya dan Heri Horeh. Di sisi lain, Heri sempat dikritik netizen kala mengungkit tudingan dirinya diduga selingkuh dan mojok di kebun teh.
- Ria Susilo Wardhani
- Sabtu, 13 Juli 2024 - 12:03 WIB
WowKeren - Riyuka Bunga tak bisa menutupi kesedihan di tengah proses cerainya dan Heri Horeh. Ia kembali mengungkap pesan pilu dan menyentil seseorang yang play victim.
"Orang melukaimu dan bertingkah seolah kamu yang melukai mereka," demikian quotes yang diungkap Riyuka. "Pisaumu yang melukaiku, tapi aku yang harus minta maaf karena darahnya mengenai bajumu."
Di sisi lain, Heri justru menuai kritikan publik imbas postingan terbaru. Rupanya, Heri mengunggah video dirinya sembari mengungkit kembali soal tudingan dirinya selingkuh dan mojok di kebun teh.
"Hari ini tepat sebulan tragedi mojok kebun teh. Ha ha ha. Itu kejadian terkonyol dalam hidup gue. Dari bayi cita-cita gue memang ingin viral, tapi nggak dengan cara kayak gini,. Ini buat lu yang merasa masalah lu berat banget. Seberapa berat sih masalah lu, lihat gua. Rumah tangga di ujung tanduk, dihujat netizen. Tapi apakah gua sedih, iya," katanya sambil terus tertawa. "Tapi gua yakin setelah ini nggak tahu setinggi apa derajat gua bakal dinaikkin. Ya bertahan aja. Mungkin dalam hidup berbagai macam hal lu laluin, sampai akhirnya lu ngerasa hal itu bikin langit mau runtuh. Ternyata biasa aja. Ingat badai pasti berlalu. Ya meskipun gua nggak tahu setelah badai gua masih hidup apa kagak."
Konten Heri mencoba tegar dan menertawakan masalahnya itu malah menuai sindiran. Netter menyentil Heri yang terkesan percaya diri soal derajatnya bakal ditinggikan.
"Masalah yang di buat dengan sendiri dan minta di naikin derajat lucu bngt bang lucuuu bngt," kata Heri. "Kalo seorang istri yang menemani dia pun dijadikan bahan candaan, tidak komitmen…gimana mau berbisnis dg elo bang. Sama Istri yang 1 ranjang aja lo udah gk komitmen, apalagi orang laen," tutur netter. "Mana ada derajat naik dari jalur nyakitin pasangan," kata yang lainnya.
(wk/riaw)