Kim Gyu Min dari tim SNU tidak membiarkan lawannya, Lee Joo Young dari tim POSTECH untuk memberikan jawaban. Anak muda itu mengingat keseluruhan tabel angka permainan
- Farida Amalia Dwi Yanti
- Sabtu, 21 Desember 2024 - 11:57 WIB
WowKeren - "University War 2" menayangkan episode ketujuh pada 10 Desember. Dalam episode terbaru program Coupang Play itu, tim SNU dan POSTECH berada diambang eliminasi usai kalah melawan KAIST dan Yonsei. Kedua tim itu harus melakukan pertandingan death match.
Sebelum pertandingan death match dimulai, tim KAIST dan Yonsei kompak berharap agar POSTECH bisa menang dan SNU berakhir dipulangkan. Kedua tim itu berpikir POSTECH bisa menjadi lawan yang mudah dikalahkan pada babak 3 besar.
Namun, SNU membuktikan nama besar kampus mereka. Tim ini berhasil memenangkan pertandingan death match dan masuk ke 3 besar. Dalam pertandingan death match itu, aksi Kim Gyu Min dari tim SNU sukses membuat penonton tercengang.
Gyu Min sama sekali tidak membiarkan lawannya, Lee Joo Young dari tim POSTECH untuk memberikan jawaban. Anak muda itu mengingat keseluruhan tabel angka permainan dan menyapu bersih poin sehingga tim SNU selamat dari eliminasi.
Melihat betapa cerdasnya Gyu Min, penonton "University War 2" bahkan menjuluki anak muda itu sebagai monster. "Gyumin ni sebener nya apa si, monster? profesor? raja hutan? yang jelas GYUMIN YANG AGUNG!![sic!]," tulis seorang warganet.
"Monster kecilku emang best banget[sic!]," tambah yang lain. "Ngamuk beneran dia anjir, pasti kesel banget gegara masuk deathmatch[sic!]," sahut warganet lainnya. "Gyumin kami benar-benar the real monster [sic!]," imbuh lainnya.
Di sisi lain, Gyu Min memang merasa lega ketika tim SNU aman dari eliminasi. Namun, anak muda itu terlihat jelas merasa bersalah kepada Joo Young karena sama sekali tidak membiarkan lawannya memberikan jawaban.
"Maafkan aku," ujar Gyu Min saat berpelukan dengan Joo Young usai pertandingan berakhir. Joo Young dengan besar hati menjawab, "Jangan bilang begitu. Pastikan menang, oke? Kami semua baik-baik saja selama kamu menang."
Gyu Min masih merasa bersalah bahkan setelah ia kembali bergabung dengan tim SNU. "Aku merasa sangat buruk. Aku sulit menjelaskannya. Joo Young tidak kalah karena dia tidak cukup baik. Dia hanya tidak mendapatkan kesempatan untuk bersaing. Aku merasa sangat butuk karena itu adalah akhir yang sia-sia," ungkap Gyu Min di tengah rasa bersalahnya.
Sementara itu, tim SNU masuk ke babak 3 dengan penuh kebanggaan. Tim ini bergabung dengan KAIST dan Yonsei yang sudah lebih dulu mengamankan posisi itu. Banyak yang berharap tim SNU akan menunjukkan kinerja lebih baik lagi ke depannya.
(wk/amal)