Fitri Salhuteru tuai sindiran ketika mengenang masa-masa mendampingi Nikita Mirzani di persidangan. Bersikap bijak, Fitri lantas jelaskan alasan di balik sikapnya itu.
- Ria Susilo Wardhani
- Jumat, 07 Maret 2025 - 12:38 WIB
WowKeren - Fitri Salhuteru sempat disindir cari perhatian di tengah kasus Nikita Mirzani. Hal ini karena Fitri mengunggah video lawas dirinya ketika mendampingi Nikita di persidangan.
Tak mau emosi menanggapi hujatan, Fitri ingatkan publik agar bijak dalam menggunakan sosial media. Ia juga beberkan penyebab dirinya unggah video lawas menemani Nikita. Bukan untuk ungkit jasa di masa lalu, ia mengunggah video itu sebagai pengingat terkait proses perjuangan di jalan yang benar dan adil.
"Bulan puasa nih ya, boleh aku menyarankan ke temen-temen semua, yuk kita mulai menggunakan sosial media dengan bijak terkait berita yang viral sekarang," kata Fitri Salhuteru dikutip dari Instagram pribadinya, Jumat (7/3/2025). Stop lah kalian menggiring opini pembela atau pun pembenci, (kasus Nikita) kita percayakan pada penegak hukum. Kalau aku itu memposting, bagaimana cara aku menemani Niki itu hanya sebagai pengingat kita semua, jika memang kalian semua ingin keadilan, kebenaran, berjuanglah di jalan yang benar dan adil. Jangan memprovokasi seolah-olah ada keberpihakan atau ketidakadilan di sini, ayo kita gunakan jari-jari kita dengan baik."
Sebelumnya, Fitri unggah video lawas bersama Nikita sembari menyentil kawan-kawan Nikita. Fitri ingatkan agar para sahabat tak ngotot menganggap Nikita tak bersalah dalam masalah ini.
"Video ini sebagai pengingat untuk teman-teman Niki yang sekarang di samping Niki. Jangan kalian bicara seolah Niki tidak bersalah dan penahanan Niki untuk menutupi berita lain," seru Fitri. "Bijak lah dalam menilai suatu masalah, lebih baik temani dia bukan malah menggunakan jari jari kalian yang malah terlihat bodoh atau kesana-sini mencari atensi membuat Niki tambah sulit."
Fitri juga ingatkan bahwa ada korban yang perlu dikasihani dalam kasus dugaan pemerasan dan TPPU yang membuat Nikita jadi tahanan. "Kalian harus ingat. dugaan pemerasan ini pun ada KORBAN nya. Mereka pun MENDERITA terlepas dari urusan skincare penyebabnya, dugaan kejahatan Pemerasan ini ada KORBAN nya. Siapapun yang benar nanti, mari kita sebagai warga negara Indonesia yang baik, membela kebenaran dengan jalan yang benar. Karena ulah para sindikat dugaan Pemerasan ini, mengatasnamakan kepentingan Rakyat. Jadi mari semua Rakyat Indonesia menyimak," seru Fitri.
Sementara itu, hacker makin tunjukkan bukti jika Nikita memang bersalah dalam kasus ini. Salah satunya lewat chat minta Rp15 miliar pada pemilik skincare Daviena, Melvina Husyanti. Selaiin Nikita, hacker juga spill chat dari dr Oky Pratama pada Melvina. Menurut hacker, dr Oky merupakan perantara yang merekomendasikan korban untuk menghubungi Nikita.
(wk/riaw)