KPAI Desak BGN Investigasi Menyeluruh Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis di Jakarta Timur
Instagram/Jasra Putra/Instagram
Selebriti

KPAI mendesak BGN untuk investigasi transparan terkait keracunan massal di Jakarta Timur.

WowKeren - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan investigasi menyeluruh dan transparan terkait kasus keracunan massal yang terjadi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jakarta Timur. KPAI meminta agar hasil uji laboratorium segera diumumkan kepada publik.

Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra, menekankan pentingnya BGN untuk segera melakukan investigasi yang transparan dan memberikan hasil uji laboratorium terkait penyebab keracunan. "BGN wajib melakukan investigasi menyeluruh secara transparan dan segera mengumumkan hasil uji laboratorium terkait penyebab keracunan," ujarnya saat dihubungi di Jakarta pada Selasa, 7 April 2026.

Jasra juga menekankan bahwa BGN harus menjamin seluruh biaya pengobatan dan perawatan medis anak-anak yang menjadi korban hingga mereka pulih sepenuhnya. Selain itu, ia mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap sistem tata kelola, rantai pasok, hingga standar penyimpanan di setiap Satuan Pelayanan Makan Bergizi (SPPG) untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.


"BGN harus mendengarkan suara dan kekhawatiran anak serta orang tua. Pemulihan program harus berawal dari pelibatan perspektif penerima manfaat," tegas Jasra.

KPAI telah melakukan inspeksi mendadak ke SMAN 91 Jakarta untuk menindaklanjuti kasus yang terjadi pada Kamis, 2 April 2026. Tim KPAI juga menjenguk para korban yang sedang dirawat di RS Islam Pondok Kopi, Jakarta Timur, pada Selasa lalu.

Dalam insiden ini, tercatat sebanyak 72 siswa dari empat sekolah berbeda menjadi korban keracunan. Sekolah-sekolah tersebut meliputi SMAN 91, SDN Pondok Kelapa 01, SDN Pondok Kelapa 09, dan SDN Pondok Kelapa 07. Saat ini, puluhan siswa masih menjalani perawatan intensif di RSKD Duren Sawit, RS Islam Pondok Kopi, dan RS Harum.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!