Film Dopamine Kuasai Netflix Indonesia, Geser Pesugihan Sate Gagak
Instagram/Shenina Cinnamon/Instagram
Selebriti

Film Dopamine merajai Netflix Indonesia, menggantikan Pesugihan Sate Gagak di posisi teratas.

WowKeren - Film lokal kembali menunjukkan kekuatannya di Netflix Indonesia dengan film drama romantis thriller berjudul Dopamine yang berhasil meraih peringkat pertama dalam daftar Top 10 Movies untuk periode 30 Maret hingga 5 April 2026. Film ini mengalahkan Pesugihan Sate Gagak, yang kini terpaksa turun ke posisi kedua setelah sempat menjadi favorit di minggu-minggu sebelumnya.

Dopamine menceritakan kisah pasangan suami istri, Malik (Angga Yunanda) dan Alya (Shenina Cinnamon), yang menghadapi masalah dalam rumah tangga mereka. Kondisi mereka semakin rumit saat Malik kehilangan pekerjaan dan terjerat utang. Suatu malam, setelah wawancara kerja yang tidak berjalan baik, Malik diantarkan oleh seorang asing ke rumahnya. Keesokan harinya, Malik dan Alya terkejut menemukan tamu mereka tergeletak tak bernyawa dengan jarum suntik di tangan, serta sekoper uang miliaran yang mengubah hidup mereka selamanya.

Kehadiran Dopamine yang sangat mencuri perhatian penonton ini berhasil menjadikannya sebagai film terpopuler di Netflix Indonesia pada minggu perdananya. Dengan cerita yang menggugah dan penuh ketegangan, film ini berhasil menarik minat banyak penonton.

Di posisi kedua, Pesugihan Sate Gagak yang merupakan film komedi horor drama juga masih menunjukkan performa yang baik meskipun harus merelakan posisi puncaknya. Sementara itu, film Legenda Kelam Malin Kundang, yang baru dirilis pada 2 April, berhasil menarik perhatian, dan kini mengamankan posisi ketiga dalam daftar.


Film romantis lainnya, Sampai Titik Terakhirmu, menunjukkan konsistensinya dengan naik satu peringkat ke posisi keempat setelah dua minggu tayang. Di tengah dominasi film lokal, beberapa film mancanegara mulai memberikan tantangan, seperti film laga mata-mata asal Korea Selatan, Humint, yang kini menempati posisi keenam.

Dari kategori film animasi, Despicable Me 4 berhasil debut di posisi ketujuh pada pekan perdananya. Sementara film Keadilan (The Verdict) yang sebelumnya menduduki posisi tiga besar kini harus turun ke posisi kelima akibat gempuran film-film baru yang menarik perhatian.

Film horor Sosok Ketiga: Lintrik yang sebelumnya bertahan selama tiga pekan di posisi kedua kini jatuh ke posisi sembilan. Dua judul lainnya yang baru masuk dalam jajaran Top 10 adalah Air Mata Mualaf di posisi kedelapan dan film komedi aksi Anaconda yang menutup daftar di posisi kesepuluh.

Dengan dominasi film lokal yang mengesankan, Netflix Indonesia menunjukkan bahwa industri film dalam negeri semakin menunjukkan taringnya di tengah persaingan yang ketat dengan film-film mancanegara. Banyaknya pilihan film berkualitas dari Indonesia memberikan harapan bagi perkembangan industri hiburan tanah air ke depan.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!