Danantara Percepat Proyek Energi Listrik dari Sampah di Palembang
Instagram/Fadli Rahman/Instagram
Selebriti

Danantara percepat proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik di Palembang.

WowKeren - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) melakukan peninjauan langsung terhadap proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang berlokasi di Keramasan, Kertapati, Kota Palembang pada Senin, 20 April 2026. Langkah ini merupakan respons cepat dari Danantara untuk menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto dalam penanganan sampah perkotaan.

Fadli Rahman, Direktur Investasi Danantara Investment Management, menjelaskan bahwa tujuan dari peninjauan ini adalah untuk memastikan implementasi Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 berjalan dengan baik. Regulasi ini mengatur percepatan pengolahan sampah menjadi energi terbarukan dengan memanfaatkan teknologi yang ramah lingkungan.

“Kota Palembang kami nilai sangat siap dalam pengendalian sampah melalui proyek PSEL ini. Sejauh ini, pembangunan proyek menunjukkan progres yang sangat baik,” ungkap Fadli setelah melakukan peninjauan di lokasi proyek.

Fadli berharap bahwa proyek PSEL di Palembang ini dapat menjadi solusi berkelanjutan yang memberikan dampak signifikan, tidak hanya dalam hal kebersihan lingkungan tetapi juga dalam meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Dalam kunjungan tersebut, Fadli didampingi oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa.


Berdasarkan data yang diperoleh dari Pemerintah Kota Palembang, progres pembangunan fisik proyek PSEL hingga Maret 2026 telah mencapai 81,94 persen. Ratu Dewa menargetkan agar PSEL Palembang dapat beroperasi penuh pada Oktober 2026, dengan kapasitas pengolahan mencapai 1.000 ton sampah per hari.

“Kami berharap PSEL Palembang dapat menjadi model proyek yang berhasil dalam pengolahan sampah menjadi energi. Fasilitas ini dirancang untuk mampu mengolah hingga 1.000 ton sampah per hari,” jelas Ratu Dewa.

Lebih lanjut, Ratu Dewa mendorong agar proyek strategis ini tetap mengedepankan kearifan lokal dan dapat menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar. Ia juga memproyeksikan bahwa kawasan PSEL ini akan menjadi pusat edukasi bagi generasi muda serta wadah pembinaan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar lokasi.

“Harapan kami, proyek ini berjalan lancar tanpa kendala teknis sehingga bisa menjadi proyek percontohan nasional dalam transformasi sampah menjadi energi,” pungkasnya.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait