Mino WINNER dituntut 18 bulan penjara akibat kelalaian dalam tugas wajib militer.
- Selasa, 21 April 2026 - 16:32 WIB
WowKeren - Song Min-ho, yang dikenal sebagai Mino dari grup WINNER, saat ini menghadapi tuntutan hukuman penjara selama 18 bulan atas kelalaian dalam menjalankan tugas wajib militer. Tuntutan tersebut disampaikan oleh jaksa penuntut umum dalam sidang pertama yang berlangsung di Pengadilan Distrik Seoul Barat pada Selasa, 21 April 2026.
Jaksa mengungkapkan bahwa Mino, yang bertugas sebagai agen layanan sosial, gagal memenuhi kewajibannya di fasilitas pelayanan sosial di bagian barat Seoul selama periode Maret 2023 hingga Desember 2024. Selama periode tersebut, ia tercatat absen selama lebih dari 100 hari, meskipun ketidakhadiran tersebut tidak terjadi secara berturut-turut.
Pihak kejaksaan menegaskan bahwa ketidakhadiran yang cukup lama ini menunjukkan kegagalan Mino dalam melaksanakan tugas pengabdiannya secara efektif. Dalam konteks ini, Supervisor yang bertanggung jawab atas pengawasan kehadirannya juga diadili karena diduga berkonspirasi dalam kelalaian tugas tersebut. Meskipun demikian, Supervisor membantah semua tuduhan yang dikenakan kepadanya.
Mino hadir dalam persidangan dan mengakui semua dakwaan yang ditujukan kepadanya. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan permohonan maaf dan berharap dapat memperbaiki kinerjanya di masa mendatang. "Sebagai seseorang yang dicintai oleh banyak orang, saya merasa menyesal karena telah menunjukkan sisi diri yang memalukan alih-alih menjadi contoh yang baik," ungkapnya.
Selain itu, Mino juga menegaskan bahwa kondisi kesehatan mental yang ia alami, seperti gangguan bipolar dan gangguan panik, tidak seharusnya dijadikan alasan untuk kelalaiannya. "Jika diberikan kesempatan untuk mengabdi kembali, saya berharap dapat melaksanakannya dengan setia hingga akhir," tambahnya.
Proses persidangan akan dilanjutkan dengan peninjauan bukti lebih lanjut, dengan sidang berikutnya dijadwalkan pada 21 Mei 2026. Sedangkan tanggal pembacaan putusan bagi Mino akan ditetapkan kemudian. Di Korea Selatan, layanan sosial merupakan bentuk alternatif dari wajib militer yang diberikan kepada pria yang dianggap tidak memenuhi syarat untuk tugas aktif karena alasan kesehatan atau kondisi lainnya.
(wk/timw)