Clara Shinta mengadukan suaminya yang terlibat VCS dengan perempuan lain ke Komnas Perempuan.
- Selasa, 05 Mei 2026 - 13:32 WIB
WowKeren - Clara Shinta, seorang selebgram dan pebisnis, baru-baru ini mengunjungi Komnas Perempuan di Jakarta Pusat untuk mengadukan suaminya, Muhammad Alexander Assad alias Lexa, yang terlibat dalam video call sex (VCS) dengan perempuan lain. Kedatangan Clara pada Senin, 4 Mei 2026, didampingi oleh kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga, sebagai langkah untuk mencari keadilan atas tindakan suaminya.
Selain mengadukan perilaku suaminya, Clara juga melaporkan somasi yang diterimanya dari seorang perempuan bernama Indah, yang merupakan lawan VCS Lexa. Somasi tersebut menuntut Clara membayar sebesar Rp10,7 miliar. Dalam pernyataannya, Clara menyampaikan, "Kalau tadi respons dari pihak Komnas, namanya juga Komnas Perempuan ya, mereka itu mendengarkan bukan secara mata hukum, tapi lebih ke mata perempuan."
Clara menjelaskan bahwa pihak Komnas Perempuan memahami situasi yang dihadapinya sebagai seorang perempuan dan istri. Ia mengungkapkan, "Jadi mereka paham kita hidup di negara hukum ini apa pun tindakan yang siapa pun perbuat itu pasti akan ada imbasnya." Ia menambahkan bahwa posisi dirinya sebagai istri sah memiliki kekuatan hukum di mata agama dan hukum.
Lebih lanjut, Clara menyampaikan bahwa perbuatan suaminya dan Indah telah merugikan dirinya secara pribadi, sebagai seorang istri, dan sebagai warga negara. Ia mempertimbangkan langkah hukum lebih lanjut dan menyerahkan keputusan tersebut kepada Sunan Kalijaga, pengacaranya.
Sunan Kalijaga menegaskan bahwa kliennya adalah korban dalam kasus ini. Ia menyatakan, "Klien kami di sini mengadu karena dia merasa adalah seorang korban dari satu peristiwa adanya dugaan hubungan suaminya dengan wanita lain yang sedang melakukan aktivitas video call sex atau dikenal VCS yang kemarin sempat ramai di pemberitaan atau viral."
Sunan melanjutkan dengan menjelaskan dampak dari peristiwa ini terhadap Clara, yang merugikan rumah tangganya, nama baiknya, dan pekerjaan yang dijalani. Ia juga mengungkapkan bahwa Clara sempat terpisah dari suaminya pada saat peristiwa ini berlangsung, yang semakin memperparah kondisi psikologisnya.
Clara Shinta dan Muhammad Alexander Assad menikah pada Agustus 2025 dalam sebuah pesta yang megah di Jakarta. Namun, setelah kejadian ini, pada 14 April 2026, Clara memastikan telah menggugat cerai suaminya. Lexa sendiri dikenal sebagai seorang pengusaha yang aktif di berbagai sektor, termasuk mineral dan batu bara, serta memiliki bisnis rental mobil premium.
Kasus ini mencuri perhatian publik dan menjadi perbincangan hangat di media, terutama di kalangan netizen yang mengikuti perkembangan kisah Clara dan Lexa. Clara berharap agar kasus ini bisa menjadi pelajaran bagi banyak orang, terutama dalam menjaga keharmonisan rumah tangga dan menghargai komitmen pernikahan.
(wk/timw)